<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://rajariau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://rajariau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Menjembatani Dunia Akademik dan Pemasyarakatan, Lapas Pekanbaru Gandeng FISIP UNRI</title><link>https://rajariau.com/news/detail/855/menjembatani-dunia-akademik-dan-pemasyarakatan-lapas-pekanbaru-gandeng-fisip-unri</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Upaya membangun masa depan warga binaan, terus dilakukan Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui berbagai inovasi.&lt;br&gt;Satu di antaranya diwujudkan lewat kolaborasi dengan dunia akademik, yang diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru dalam proses pembinaan.&lt;br&gt;Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) yang berlangsung di Ruang Rapat Lapas Pekanbaru, Rabu (29/7). Kesepakatan tersebut ditandatangani&amp;nbsp;&lt;br&gt;langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP Universitas Riau, Meyzi Heriyanto.&lt;br&gt;Kerja sama ini membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari program magang mahasiswa, pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bagi kedua institusi, kemitraan ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.&lt;br&gt;Yuniarto menilai keterlibatan kalangan akademisi dapat memperkaya pendekatan pembinaan yang selama ini dijalankan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurutnya, perpaduan antara pengalaman praktis di lapangan dan kajian ilmiah akan melahirkan program&#45;program yang lebih inovatif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan.&lt;br&gt;&quot;Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi warga binaan maupun bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan pengalaman praktis di lapangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, FISIP Universitas Riau melihat kemitraan ini sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Melalui program yang dijalankan bersama Lapas, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kelas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memahami dinamika sosial secara langsung sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.&lt;br&gt;Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP Universitas Riau, Meyzi Heriyanto, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik di lapangan.&lt;br&gt;&quot;Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan Lapas,&quot; katanya.&lt;br&gt;Lebih dari sekadar kemitraan institusional, kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Ketika dunia pendidikan dan lembaga pemasyarakatan berjalan beriringan, ruang pembinaan tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang belajar, bertumbuh, dan membangun harapan baru.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/99567221698-img_20260730_145543.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 21:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/855/menjembatani-dunia-akademik-dan-pemasyarakatan-lapas-pekanbaru-gandeng-fisip-unri</guid></item><item><title>PT Praja Putra Wangsa Gelar Syukuran HUT ke&#45;7, Beri Bantuan ke Panti Asuhan</title><link>https://rajariau.com/news/detail/854/pt-praja-putra-wangsa-gelar-syukuran-hut-ke7-beri-bantuan-ke-panti-asuhan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU – PT Praja Putra Wangsa (PPW), perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan (security) dan pendidikan serta pelatihan dasar (Diklatsar), menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;7 pada Sabtu, 25 Juli 2026.&lt;br&gt;Kegiatan sakral ini digelar dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, di RM Koki Sunda Pekanbaru.&lt;br&gt;Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur PT PPW, July SM, Komisaris Firmansyah SE, Manager Irfansyah Daulay SE MM, HRD Mardian SH, serta segenap keluarga besar PT PPW.&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan, diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Harapan Jalan Sudirman, untuk menyerahkan bantuan berupa santunan dan paket sembako.&lt;br&gt;&quot;Ini sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kami kepada masyarakat, plus menjadi wujud komitmen PT PPW untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; kata Direktur PT PPW, July SM usai kegiatan.&lt;br&gt;Lebih lanjut disampaikan July, sebagai bagian dari rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama 7 tahun ini, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng, &amp;nbsp;yang menjadi simbol harapan agar PT PPW terus berkembang, semakin maju, dan memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan serta Diklatsar.&lt;br&gt;Diakui, bahwa peringatan HUT ke&#45;7 ini, bukan sekadar seremoni. Namun juga menjadi momentum, untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar perusahaan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.&lt;br&gt;&quot;Melalui kegiatan syukuran ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi di antara keluarga besar PT PPW. Di sisi lain, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak&#45;anak di panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang sudah menapaki usia 7 tahun,&quot; sebutnyq.&lt;br&gt;Tentunya dia berharap PT PPW, terus tumbuh menjadi perusahaan yang profesional, terpercaya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia usaha di Provinsi Riau. (Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/42122794052-img-20260725-wa0016.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 19:13:20 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/854/pt-praja-putra-wangsa-gelar-syukuran-hut-ke7-beri-bantuan-ke-panti-asuhan</guid></item><item><title>Peringatan HANI 2026, BNNK Pekanbaru  Apresiasi Lapas Pekanbaru Komit Berantas Narkoba</title><link>https://rajariau.com/news/detail/853/peringatan-hani-2026-bnnk-pekanbaru--apresiasi-lapas-pekanbaru-komit-berantas-narkoba</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Perang melawan narkoba tak pernah benar&#45;benar usai. Di balik setiap upaya penindakan, ada pekerjaan besar yang tak kalah penting, yakni membangun kesadaran, memperkuat kolaborasi, dan memastikan mereka yang pernah terjerat mendapat kesempatan untuk bangkit kembali.&lt;br&gt;Semangat itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di aula Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya berbagai pemangku kepentingan untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.&lt;br&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto AMd Ip SH MH, bersama unsur pimpinan instansi yang bergerak di bidang penegakan hukum dan pemberantasan narkotika di Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;Kepala BNN Kota (BNNK) Pekanbaru, Kombes Pol Dr Wawan SH MH, mengingatkan, peringatan HANI bukan sekadar agenda seremonial yang hadir setiap tahun.&lt;br&gt;Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.&lt;br&gt;&quot;Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wawan mengajak seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program P4GN di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dia juga memberikan apresiasi kepada berbagai mitra, termasuk Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yang dinilai konsisten mendukung pembinaan dan rehabilitasi warga binaan kasus narkotika.&lt;br&gt;Menurutnya, kerja sama antara BNN dan lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lapas. Harapan itu, kata dia, hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen, mulai dari aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga masyarakat, terus berjalan beriringan mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.&lt;br&gt;Komitmen tersebut juga ditegaskan Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Ia menyatakan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika melalui penguatan pengawasan, pembinaan, dan rehabilitasi di lingkungan lapas.&lt;br&gt;&quot;Kami berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Di dalam Lapas, kami terus memperkuat pengawasan, pembinaan, serta program rehabilitasi bagi warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik dan terbebas dari pengaruh narkoba,&quot; tegas Yuniarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, rehabilitasi bukan sekadar proses pembinaan, tetapi juga ikhtiar untuk mengembalikan harapan. Sebab, perang melawan narkoba tidak hanya diukur dari banyaknya barang bukti yang disita atau pelaku yang ditangkap, melainkan juga dari semakin banyaknya individu yang mampu kembali menjalani kehidupan secara produktif tanpa jerat narkotika.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/2190492692-img_20260723_165555.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/853/peringatan-hani-2026-bnnk-pekanbaru--apresiasi-lapas-pekanbaru-komit-berantas-narkoba</guid></item><item><title>Kerjasama Lapas Pekanbaru dan Distankan, Warga Binaan Diajarkan Langsung Budidaya Ayam Petelur</title><link>https://rajariau.com/news/detail/852/kerjasama-lapas-pekanbaru-dan-distankan-warga-binaan-diajarkan-langsung-budidaya-ayam-petelur</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Lapas Kelas IIA Pekanbaru, terus saja melahirkan inovasi, dan harapan baru mulai menetas untuk warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bukan hanya dari kandang&#45;kandang ayam petelur yang akan dikelola, tapi juga dari semangat para warga binaan yang tengah mempersiapkan diri menyongsong kehidupan setelah masa pidana berakhir.&lt;br&gt;Ya, suasana Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru pada Jumat (17/7) terasa berbeda. Sejumlah warga binaan tampak antusias mengikuti pembukaan Pelatihan Teknis Budidaya Ayam Petelur, sebuah program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis sekaligus membuka peluang ekonomi di masa depan.&lt;br&gt;Program tersebut menjadi buah kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan kompetensi warga binaan di bidang peternakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Hadir dalam pembukaan kegiatan, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto,bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distankan Pekanbaru Zulpan Efendi, didampingi jajaran dokter hewan dan penyuluh yang akan mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.&lt;br&gt;Bagi Lapas Pekanbaru, pembinaan tidak hanya dimaknai sebagai proses menjalani hukuman.&lt;br&gt;Tapi juga sebagai ruang untuk membangun kembali kepercayaan diri dan kemampuan hidup. Karena itu, pelatihan budidaya ayam petelur dipilih sebagai salah satu keterampilan yang memiliki prospek usaha, sekaligus mendukung program ketahanan pangan.&lt;br&gt;&quot;Kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan serta pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan,&quot; tegas Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto.&lt;br&gt;Selama pelatihan, peserta tidak hanya dikenalkan pada teori dasar peternakan. Mereka juga akan mempelajari berbagai aspek teknis, mulai dari pemilihan bibit, manajemen pakan, perawatan kandang, pengendalian penyakit, hingga pengelolaan hasil produksi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan langsung dari dokter hewan dan penyuluh diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan.&lt;br&gt;Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distankan Pekanbaru Zulpan Efendi, keberhasilan sebuah pelatihan,tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan.&lt;br&gt;Namun dari kemampuan peserta menguasai keterampilan yang bisa menjadi modal hidup.&lt;br&gt;&quot;Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar, tetapi juga pendampingan teknis agar warga binaan benar&#45;benar memahami proses budidaya ayam petelur secara baik dan berkelanjutan. Kami berharap keterampilan ini nantinya dapat menjadi bekal usaha yang produktif setelah mereka kembali ke masyarakat,&quot; katanya.&lt;br&gt;Komitmen Distankan Pekanbaru diwujudkan melalui dukungan tenaga teknis, pendampingan, serta penguatan kapasitas peserta agar program berjalan optimal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan warga binaan membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar hasilnya benar&#45;benar memberi dampak bagi kehidupan mereka di kemudian hari.&lt;br&gt;Pada akhirnya, pelatihan budidaya ayam petelur ini bukan sekadar mengajarkan cara menghasilkan telur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Lebih dari itu, program ini menjadi simbol bahwa setiap orang berhak memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan memulai kembali.&lt;br&gt;Dari balik tembok pemasyarakatan, benih&#45;benih kemandirian terus ditanam, dengan harapan kelak tumbuh menjadi kehidupan yang lebih produktif ketika para warga binaan kembali menjadi bagian dari masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/36663124762-img_20260717_182515.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/852/kerjasama-lapas-pekanbaru-dan-distankan-warga-binaan-diajarkan-langsung-budidaya-ayam-petelur</guid></item><item><title>Momen Dirindukan, Kalapas Yuniarto Berdialog Dengan Warga Binaan</title><link>https://rajariau.com/news/detail/851/momen-dirindukan-kalapas-yuniarto-berdialog-dengan-warga-binaan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Di lorong panjang dan di balik pintu&#45;pintu besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Senin (13/7/2026), suasana pagi berlangsung sedikit berbeda.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, tidak hanya memantau dari balik meja kerja. Ia memilih menyusuri langsung blok&#45;blok hunian, menyapa warga binaan, mendengarkan cerita mereka, sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan sebagaimana mestinya.&lt;br&gt;Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Waktunya Sapa Warga Binaan (Waksabi), sebuah kegiatan yang mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun hubungan antara petugas dan warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Di dampingi jajaran pejabat struktural, Yuniarto menelusuri sejumlah kamar hunian, memperhatikan kondisi lingkungan, memeriksa kebersihan, hingga memastikan sarana dan prasarana tetap layak digunakan.&lt;br&gt;Di setiap sudut yang dikunjungi, perhatian tidak hanya tertuju pada aspek keamanan. Kebersihan lingkungan dan kedisiplinan warga binaan juga menjadi fokus utama.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurut Yuniarto, lingkungan yang bersih dan tertib merupakan fondasi penting dalam menciptakan suasana pemasyarakatan yang sehat sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan.&lt;br&gt;&quot;Bukan hanya petugas yang memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang baik. Tapi juga warga binaan. Kami ingin memastikan seluruh proses pembinaan berjalan optimal, dengan lingkungan yang bersih dan aman. Warga binaan juga harus memiliki kesadaran untuk berubah dan menjalani masa pidana dengan baik,&quot; kata Yuniarto, dikutip dari lapaspekanbaru.id.&lt;br&gt;Namun, Waksabi tidak berhenti pada kegiatan inspeksi semata. Di sela&#45;sela peninjauan, Yuniarto juga membuka ruang dialog dengan warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Berbagai aspirasi, keluhan, hingga kebutuhan mereka disampaikan secara langsung. Percakapan tersebut menjadi wadah bagi pihak lapas untuk mendengar sekaligus mengevaluasi layanan yang telah diberikan.&lt;br&gt;Melalui komunikasi yang lebih terbuka, suasana pembinaan diharapkan tidak hanya dibangun melalui aturan dan pengawasan, tetapi juga melalui kepercayaan dan kepedulian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Yuniarto turut memberikan motivasi kepada warga binaan,agar tetap optimistis menjalani masa pidana serta mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh&#45;sungguh sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Waksabi juga menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Program ini menitikberatkan pada peningkatan keamanan, kualitas layanan, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.&lt;br&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, menyapa warga binaan bukan sekadar rutinitas. Di balik setiap sapaan dan dialog yang terjalin, tersimpan harapan agar proses pembinaan berjalan lebih bermakna.&lt;br&gt;Selain itu, hubungan antara petugas dan warga binaan semakin harmonis, serta tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, dan mampu menjadi ruang bagi lahirnya perubahan positif.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/26866881171-img_20260713_222547.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/851/momen-dirindukan-kalapas-yuniarto-berdialog-dengan-warga-binaan</guid></item><item><title>Mantap! Warga Binaan Kini Bisa Beternak di Lapas Kelas IIA Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/850/mantap-warga-binaan-kini-bisa-beternak-di-lapas-kelas-iia-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; &amp;nbsp;Inovasi baru terus digagas Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kini sebuah terobosan, yakni sebuah kandang ayam petelur segera menjadi ruang belajar baru bagi para warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bukan sekadar tempat beternak, tapi ruang untuk menanam keterampilan, membangun harapan, dan mempersiapkan langkah kembali ke tengah masyarakat.&lt;br&gt;Harapan itu mulai diwujudkan melalui kerja sama antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto dan Kepala Distankan Kota Pekanbaru Maisisco di ruang rapat Distankan, Rabu (8/7/2026).&lt;br&gt;Program yang disepakati berfokus pada budidaya ayam petelur di lahan produksi yang terbatas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Meski sederhana, program ini dirancang menjadi bekal nyata bagi warga binaan agar memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.&lt;br&gt;Melalui kolaborasi tersebut, Distankan akan memberikan pelatihan teknis, pendampingan, hingga penguatan kapasitas di bidang peternakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pendampingan itu diharapkan mampu menciptakan sistem budidaya yang produktif sekaligus berkelanjutan.&lt;br&gt;Bagi Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, program ini bukan sekadar aktivitas pembinaan, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.&lt;br&gt;“Program budidaya ayam petelur ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kemenimipas,” ujarnya, Kamis (10/7/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Tak hanya menghasilkan keterampilan, telur yang diproduksi nantinya juga akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi warga binaan. Dengan begitu, manfaat program ini dirasakan langsung, baik sebagai sarana pembelajaran maupun peningkatan asupan protein sehari&#45;hari.&lt;br&gt;Yuniarto menegaskan bahwa pembinaan yang diberikan di dalam lapas harus mampu menghasilkan perubahan yang nyata.&lt;br&gt;“Pembinaan kemandirian harus berorientasi pada hasil nyata. Kami ingin warga binaan memiliki bekal yang benar&#45;benar bisa diterapkan setelah bebas nanti, sehingga mereka mampu mandiri, produktif, dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Distankan Kota Pekanbaru. Kepala Distankan, Maisisco, menilai kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana sinergi antarlembaga dapat melahirkan program pembinaan yang memberi manfaat luas.&lt;br&gt;“Kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kami siap memberikan dukungan penuh melalui pelatihan dan pendampingan agar program ini berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal,” katanya.&lt;br&gt;Menurutnya, program budidaya ayam petelur tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga berdampak pada pemenuhan gizi warga binaan melalui ketersediaan sumber protein.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Baginya, inilah gambaran pembinaan yang produktif sekaligus memberi nilai tambah.&lt;br&gt;“Ini adalah contoh pembinaan yang produktif dan berdampak,” pungkasnya.&lt;br&gt;Lewat kandang ayam yang akan dibangun di balik dinding lapas, para warga binaan bukan hanya belajar memelihara ternak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk memulai lembaran baru—membawa pulang keterampilan, kepercayaan diri, dan harapan agar dapat kembali menjadi bagian yang produktif di tengah masyarakat.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/76771757599-img_20260711_230020.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/850/mantap-warga-binaan-kini-bisa-beternak-di-lapas-kelas-iia-pekanbaru</guid></item><item><title>Kalapas Yuniarto: Kesehatan Warga Binaan Prioritas</title><link>https://rajariau.com/news/detail/849/kalapas-yuniarto-kesehatan-warga-binaan-prioritas</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, perhatian terhadap kesehatan warga binaan terus menjadi bagian penting dari proses pembinaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pada Selasa (7/7/2026), Aula Sahardjo tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara bergantian dalam kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diselenggarakan Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru,bekerja sama dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru.&lt;br&gt;Program ini dikhususkan bagi warga binaan, yang memiliki riwayat maupun risiko penyakit kronis, seperti diabetes melitus dan hipertensi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sejak pagi, para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel darah dalam kondisi puasa, pengecekan kadar gula darah, hingga pemeriksaan penunjang lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Seluruh rangkaian dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau secara berkala.&lt;br&gt;Namun, Prolanis bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kesehatan. Di sela&#45;sela pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, mengendalikan penyakit kronis, serta menerapkan gaya hidup yang seimbang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bekal pengetahuan tersebut diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus promotif agar kesehatan tetap terjaga, meski menjalani masa pembinaan.&lt;br&gt;Salah seorang warga binaan,Firduas, yang mengikuti Prolanis mengaku senang. Diakui, program ini memberikan manfaat nyata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Ia mengaku kini lebih memahami kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh arahan mengenai pola makan dan kebiasaan hidup yang lebih sehat.&lt;br&gt;&quot;Saya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan rutin ini. Jadi saya bisa mengetahui kondisi kesehatan saya dan mendapatkan arahan dari petugas kesehatan tentang cara menjaga pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat,&quot; tuturnya.&lt;br&gt;Dokter senior Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, menjelaskan bahwa Prolanis menjadi salah satu upaya penting dalam mendeteksi penyakit kronis sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurutnya, pemantauan kesehatan secara berkala memungkinkan penanganan diabetes maupun hipertensi dilakukan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.&lt;br&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara berkala, sehingga penanganan terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkelanjutan juga ditegaskan Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Ia menilai kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan warga binaan.&lt;br&gt;Melalui sinergi dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru, kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Program Prolanis pun direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya deteksi dini, pengendalian penyakit kronis, sekaligus membangun kesadaran warga binaan bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi penting untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/99765325856-img_20260711_231931.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/849/kalapas-yuniarto-kesehatan-warga-binaan-prioritas</guid></item><item><title>Lantik 310 Siswa Naik Sabuk, Eagle Riau Taekwondo Siapkan Atlet Bermental Juara</title><link>https://rajariau.com/news/detail/848/lantik-310-siswa-naik-sabuk-eagle-riau-taekwondo-siapkan-atlet-bermental-juara</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Eagle Riau Taekwondo melaksanakan pelantikan kenaikan sabuk bagi para atletnya, di GOR Tribuana Pekanbaru, Minggu (28/6) kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tagline Become Strong to Be Champions, ini rangkaian hasil ujian kenaikan sabuk yang sudah dilaksanakan 24 Juni 2026 lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Head Coach Eagle Riau Taekwondo, Master Terri Karno SPd MH menyampaikan, dalam kegiatan ini 310 siswa dinyatakan lulus 100 persen dalam ujian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para atlet ini resmi menyandang sabuk baru, sesuai dengan tingkat yang sudah dicapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, pelantikan kenaikan sabuk ini berlangsung sukses,&quot; kata Terry Karno, Rabu (1/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar gambaran, pelantikan kali ini tidak hanya menjadi seremoni kenaikan tingkat. Tapi juga diisi dengan berbagai latihan fisik dan halang rintang, yang disesuaikan dengan kategori usia peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bertujuan untuk membentuk mental yang tangguh, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat kondisi fisik, serta menanamkan semangat juara kepada seluruh siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut disebutkan, program pembinaan akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan, yang mampu meningkatkan kualitas atlet, baik dari sisi teknik maupun karakter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program&#45;program baru akan terus kami laksanakan agar para siswa memiliki mental yang kuat, disiplin yang tinggi, serta kemampuan bertanding yang semakin baik. Kami ingin mencetak atlet&#45;atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan,&quot; janjinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eagle Riau Taekwondo berkomitmen untuk terus melahirkan generasi muda berprestasi dan menjadi bagian dalam mewujudkan Generasi Emas Riau yang mampu tampil di tingkat nasional hingga internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, Eagle Riau Taekwondo berpusat di Jalan Balam Ujung, Sukajadi, Pekanbaru. Informasi pendaftaran dan kegiatan latihan dapat diperoleh melalui nomor 0813&#45;7172&#45;7470 atau 0823&#45;1991&#45;2006. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/47320283445-img-20260702-wa0027.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/848/lantik-310-siswa-naik-sabuk-eagle-riau-taekwondo-siapkan-atlet-bermental-juara</guid></item><item><title>Banteng United Pekanbaru Ngamuk Lagi, Cukur Skuad Banteng Pelalawan 5&#45;0 Jelang Soekarno Cup I 2026 U&#45;17</title><link>https://rajariau.com/news/detail/847/banteng-united-pekanbaru-ngamuk-lagi-cukur-skuad-banteng-pelalawan-50-jelang-soekarno-cup-i-2026-u17</link><description>PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Sukses menggulung Tim Rumbai FC 6&#45;0 pekan lalu, skuad Banteng United Pekanbaru, kini membusungkan dada lagi. 

Ini setelah tim asuhan Pelatih Dodi mencukur Tim Banteng Pelalawan 5&#45;0 dalam laga persahabatan, di lapangan Tiga Naga Pekanbaru, Senin petang (29/6/2026). 

Dengan hasil ini, menjadi modal berharga bagi Banteng Pekanbaru, menyambut kick&#45;off Soekarno Cup I 2026 U&#45;17 Zona Riau, 3 Juli mendatang. 

Manager Tim Banteng United Pekanbaru Robin Eduar mengaku bangga dengan torehan prestisius ini. Sebab, selain membuat mental mereka melambung, juga menjadi motivasi kuat untuk laga sebenarnya nanti. 

&quot;Tetap saja kita lakukan evaluasi sebelum kick off. Terutama yang menjadi celah kelemahan. Itu sudah kita wanti&#45;wanti ke jajaran pelatih,&quot; sebutnya. 

Disinggung mengenai target ideal pada ajang Soekarno Cup nanti, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI P Pekanbaru ini, tidak mematok target yang muluk&#45;muluk. 

Bisa bermain bagus di setiap laga, dan menjadikan setiap pertandingan itu adalah laga final, maka akan mendapatkan hasil terbaik. 

&quot;Yang pasti anak&#45;anak tak boleh jumawa. Karena pertandingan yang sesungguhnya sudah di depan mata. Tim harus siap untuk menerkam setiap lawan,&quot; sebutnya. 

Sekadar diketahui, kick&#45;off Soekarno Cup I 2026 U&#45;17 Zona Riau, 3&#45;5 Juli mendatang, di Stadion Rumbai Pekanbaru. Pesertanya dari semua kabupaten/kota di Riau, di bawah binaan masing&#45;masing DPC PDI Perjuangan se&#45;Riau. (van)</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/18060854638-img-20260702-wa0005.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/847/banteng-united-pekanbaru-ngamuk-lagi-cukur-skuad-banteng-pelalawan-50-jelang-soekarno-cup-i-2026-u17</guid></item><item><title>Ayah Wajib Hadir, Pesan Harganas yang Bergema dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/846/ayah-wajib-hadir-pesan-harganas-yang-bergema-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Beragam pakaian adat Nusantara mewarnai lapangan upacara Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Senin (29/6/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Di balik seragam dan tembok pemasyarakatan, semangat kebersamaan dan pentingnya keluarga terasa begitu kuat saat seluruh jajaran pegawai memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke&#45;33.&lt;br&gt;Mengusung tema &quot;Ayah Wajib Hadir&quot;, peringatan Harganas tahun ini menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa. Bukan sekadar hadir secara fisik, seorang ayah juga diharapkan mampu memberikan perhatian, kasih sayang, dan menjadi teladan bagi anak&#45;anaknya.&lt;br&gt;Upacara berlangsung dengan khidmat dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Heru Prabowo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.&lt;br&gt;Kehadiran peserta dengan berbagai pakaian adat menghadirkan suasana penuh warna sekaligus menjadi simbol persatuan dalam keberagaman serta kuatnya nilai kekeluargaan di tengah kehidupan berbangsa.&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Keluarga Nasional, yang mengingatkan kembali bahwa keluarga menjadi titik awal lahirnya generasi berkualitas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman.&lt;br&gt;Dalam amanat tersebut, Heru Prabowo menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan tangguh.&lt;br&gt;&quot;Keluarga harus menjadi benteng utama dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan tangguh.&lt;br&gt;Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi harus hadir secara utuh dalam pengasuhan, menjadi teladan, serta membangun kedekatan emosional dengan anak,&quot; ujarnya saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.&lt;br&gt;Pesan itu semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital yang kian memengaruhi kehidupan keluarga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Orang tua diharapkan mampu mendampingi anak dalam menggunakan gawai secara bijak, sekaligus menciptakan rumah sebagai ruang yang aman, nyaman, dan sarat nilai moral.&lt;br&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, peringatan Harganas bukan hanya agenda seremonial tahunan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Momentum ini menjadi refleksi bahwa nilai&#45;nilai keluarga perlu terus dihidupkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dari lingkungan kerja hingga kehidupan di rumah, semangat saling mendukung, mengasuh, dan membangun karakter diharapkan mampu melahirkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berdaya saing.&lt;br&gt;Di balik kokohnya tembok pemasyarakatan, pesan tentang pentingnya kehadiran seorang ayah dan kuatnya ikatan keluarga kembali bergema—menjadi pengingat bahwa keluarga yang tangguh selalu berawal dari kasih sayang, kepedulian, dan kehadiran yang nyata. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/8995131984-img_20260630_220346.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/846/ayah-wajib-hadir-pesan-harganas-yang-bergema-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</guid></item><item><title>Haji Tambi Terpilih Aklamasi Pimpin PKDP Riau Periode 2026&#45;2031</title><link>https://rajariau.com/news/detail/845/haji-tambi-terpilih-aklamasi-pimpin-pkdp-riau-periode-20262031</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Muswil V Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Riau, akhirnya menetapkan H A Tambi, sebagai Ketua DPW PKDP Riau, periode 2026&#45;2031.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tambi terpilih secara aklamasi, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu (20/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tambi sendiri menggantikan posisi H Herman Nazar, yang masa periodesasinya sudah habis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terpilihnya HA Tambi secara aklamasi mencerminkan kuatnya dukungan dan kepercayaan, dari seluruh peserta Muswil, terhadap kepemimpinannya untuk menakhodai organisasi perantau Piaman terbesar di Provinsi Riau selama lima tahun ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat musyawarah. Seluruh pemegang hak suara yang hadir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, HA Tambi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, atas amanah yang diberikan kepadanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pastinya dia berkomitmen untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat silaturahmi antarwarga Piaman di perantauan, serta meningkatkan kontribusi PKDP dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama&#45;sama. Mari kita perkuat persatuan, menjaga nilai&#45;nilai budaya Piaman, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Riau,&quot; ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HA Tambi juga menegaskan bahwa kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan mengedepankan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan kolaborasi dengan seluruh unsur organisasi PKDP di kabupaten dan kota se&#45;Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar diketahui, Muswil V PKDP Riau, dibuka Kepala Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat MSi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir juga saat itu, eks Ketua PKDP Riau Herman Nazar, PKDP se&#45;Provinsi Riau, Bundo Kanduang, Gempar dan undangan lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kepala Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat MSi mengaku kagum dengan kekompakan pengurus PKDP, sebagai satu organisasi daerah yang eksis sampai sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;PKDP organisasi yang sudah punya banyak pengalaman, dan digawangi oleh tokoh&#45;tokoh yang hebat. Semoga ketua terpilih bisa membawa PKDP Riau lebih baik dan terus bersinergi dengan Pemprov Riau,&quot; harap Boby yang mewakili Plt Gubernur Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPW PKDP Riau, H Herman Nazar menyebutkan, sudah 28 tahun PKDP berkiprah di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, dengan pelaksanaan Muswil ke V PKDP Riau, diharapkan PKDP mampu menjadi wadah berkumpul dan bersilaturahminya warga keturunan Piaman (Pariaman) yang ada di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sudah banyak hal yang kami lakukan selama memimpin PKDP ini. Sudah saatnya regenerasi kepemimpinan kepada generasi muda. Kepada ketua terpilih, bisa melakukan konsolidasi ke&#45;12 DPD PKDP se&#45;Riau untuk semakin memperkuat konsistensi PKDP dalam menjalankan program yang menyentuh langsung bagi warga Piaman di Riau maupun bersinergi terhadap kemajuan berbagai sektor di Provinsi Riau,&quot; ucap Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Penanggungjawab SC Muswil V, Martius Busti menjelaskan, Muswil ini digelar selain memilih Ketua DPW PKDP Riau periode 2026&#45;2031, juga sebagai wadah silaturahmi warga Piaman di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tentu harapan kita, ketua terpilih bisa merangkul semua untuk bersama&#45;sama bergerak lebih maju, lebih solid dan mampu menjadi wadah pemersatu perantau Piaman yang berdaya dan bermartabat,&quot; pinta Martius. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/18338149578-img-20260622-wa0001.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 01:10:24 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/845/haji-tambi-terpilih-aklamasi-pimpin-pkdp-riau-periode-20262031</guid></item><item><title>Kalapas Pekanbaru Yuniarto Hadir Langsung Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H</title><link>https://rajariau.com/news/detail/844/kalapas-pekanbaru-yuniarto-hadir-langsung-doa-bersama-sambut-1-muharram-1448-h</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU– Sempena Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, berbagai kegiatan rohaniah digelar Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melaksanakannya lomba Adzan, Seni Tilawah, Tahfidz, Sholat Witir, dan Tausiyah, pada malam pergantian tahun Hijriah, Senin (15/6/2026), keluarga besar Lapas Pekanbaru menggelar doa bersama di Masjid At&#45;Taubah Lapas Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan dari kamar santri dan dihadiri langsung Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum pergantian tahun Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan kepribadian, sekaligus memperkuat nilai&#45;nilai spiritual di lingkungan lapas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Lapas Yuniarto menyampaikan, pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi momen introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap seluruh warga binaan dapat mengambil makna dari pergantian tahun ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,&quot; pintanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan kebersamaan melalui doa dan makan bersama merupakan bagian penting proses pembinaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui doa dan makan bersama ini, kita ingin menumbuhkan rasa persaudaraan serta kebersamaan di antara warga binaan. Nilai&#45;nilai inilah yang akan menjadi bekal penting ketika kembali ke tengah masyarakat,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali pembacaan doa akhir tahun dan doa awal tahun, dilanjutkan muhasabah yang berlangsung khusyuk. Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yuniarto berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah serta membangun kebersamaan di antara warga binaan.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/8198795411-img-20260617-wa0018.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/844/kalapas-pekanbaru-yuniarto-hadir-langsung-doa-bersama-sambut-1-muharram-1448-h</guid></item><item><title>Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Islami Sambut 1 Muharram 1448 H</title><link>https://rajariau.com/news/detail/843/lapas-pekanbaru-gelar-kegiatan-islami-sambut-1-muharram-1448-h</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU– Lapas Kelas IIA Pekanbaru di bawah komando Kalapas Yuniarto, terus menggelar sejumlah kegiatan, dalam rangka memperbaiki mental warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan sempena menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H/2026 M ini, Lapas Pekanbaru menggelar serangkaian lomba bernuansa religi, yang dipusatkan di Masjid At&#45;Taubah Lapas Pekanbaru, sejak Senin (15/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya, lomba Adzan, Seni Tilawah, Tahfidz, Sholat Witir, dan Tausiyah. Kelima lomba ini sengaja dipilih karena langsung, karena menyentuh kedisiplinan ibadah, kefasihan membaca Al&#45;Quran, dan keberanian menyampaikan kebaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin pihaknya, dalam memperbaiki karakter warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehingga nantinya, mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini sangat positif. Seluruh rangkaian lomba berlangsung selama 6 hari. Materinya fokus pada pembinaan kepribadian berbasis agama,&quot; kata Yuniarto kepada wartawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri kompeten. Mereka berasal dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi Riau, Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dan Majelis Dakwah Islamiyah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penilaian ketat dilakukan agar pembinaan benar&#45;benar terukur, bukan sekadar seremonial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sekaligus sebagai sarana pembinaan karakter agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Yuniarto, 1 Muharram dimaknai sebagai awal hijrah. Hijrah itu tidak hanya untuk orang di luar, tapi juga untuk warga binaan yang ingin memperbaiki diri dari balik jeruji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu peserta lomba, Husein, mengaku kegiatan ini mengubah dirinya. Ia merasa lebih termotivasi beribadah dan memperbaiki bacaan Al&#45;Quran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya merasa senang dan termotivasi mengikuti lomba ini. Selain menambah kepercayaan diri, kegiatan ini juga membuat saya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki bacaan serta ibadah saya,” ujar Husein. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/90438519957-img-20260616-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 16 Jun 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/843/lapas-pekanbaru-gelar-kegiatan-islami-sambut-1-muharram-1448-h</guid></item><item><title>DPW PKDP Riau Gelar Muswil V 20 Juni</title><link>https://rajariau.com/news/detail/842/dpw-pkdp-riau-gelar-muswil-v-20-juni</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU– DPW PKDP Provinsi Riau menjadwalkan Musyawarah Wilayah atau Muswil Sabtu (20/6/2026). Agenda utama: memilih Ketua DPW periode 2026&#45;2031untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Herman Nazar yang selama ini membangun pondasi yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi, Muswil digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, mulai pukul 08.30 WIB. Pembukaan direncanakan oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bersama Ketua Umum DPP PKDP Jhon Kennedy Azis yang juga Bupati Padang Pariaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadwalnya sudah kita susun, Insya Allah tidak berubah” papar penanggungjawab Muswil Martius Busti, Senin (15/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPW PKDP Riau menegaskan Muswil kali ini bukan sekadar pergantian pimpinan. Momentum ini diarahkan untuk alih generasi ke tokoh muda yang kompeten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menginginkan transisi alih kepemimpinan ke depan dari generasi, tokoh muda yang punya kompetensi, punya relasi bagus, punya komitmen dan integritas,” ujar Martius lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuannya jelas: memfollow up program yang sudah dibangun Herman Nazar dan membuat PKDP Riau ke depan lebih baik, lebih berkembang, dan berkesinambungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Maka Muswil kali ini merupakan momentum strategis dalam rangka alih generasi. Tentu kita tidak ingin terjadi hal&#45;hal yang kurang bagus. Tapi kita ingin benar&#45;benar terjadi secara kondusif dan muncul tokoh&#45;tokoh dari generasi baru,” lanjutnya.&lt;br&gt;Penjaringan Calon Dibuka 15 Juni &#45; 18 Juli&lt;br&gt;Penanggung jawab Muswil sekaligus panitia, Martius Busti, menyimpaikan, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPW PKDP Riau, memastikan penjaringan calon sudah resmi dibuka sejak Senin (15/6/2026) hingga Kamis (18/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditegaskannya, ada total 17 suara yang akan menentukan nasib DPW PKDP Riau, 12 suara dari DPD PKDP Kabupaten/Kota, ditambah 3 organisasi sayap, 1 suara DPW dan 1 DPP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan disampaikan Martius, yang berhak mengajukan calon hanya DPD Kabupaten/Kota se&#45;Riau. Siapapun kandidatnya itundiajukan oleh DPD, bukan perorangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Maka itu, kita menginformasikan seluas&#45;luasnya kepada masyarakat warga Riau asal Pariaman, warga PKDP. Mari kita bangun PKDP Riau ke depan lebih baik, lebih bermarwah, berkembang, dan solid,” ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panitia juga menetapkan syarat ketat untuk calon Ketua. Tentu berpengalaman berorganisasi baik internal maupun eksternal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu pernah jadi pengurus PKDP. Misalnya pernah jadi Ketua DPC, Ketua PKDP Kabupaten/Kota, pengurus DPW, atau organisasi sayap seperti Gempar dan Bundo Kanduang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semua itu ada aturan&#45;aturannya,” tegas Martius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muswil V PKDP Riau ini digawangi Ketua Herman Nazar, Sekretaris Martius Busti, dan Bendahara dr Chairul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu Steering Comite H A Tambi, UST Martius Busti, Syafrialidin, Roni Amriel dan Ir Nofrizal. Selanjutnya OC, Donny Adelino dan Fauzan. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/5359728699-img-20260616-wa0007.jpg"/><pubDate>Mon, 15 Jun 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/842/dpw-pkdp-riau-gelar-muswil-v-20-juni</guid></item><item><title>Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi</title><link>https://rajariau.com/news/detail/841/tim-gabungan-tni-amankan-dua-truk-bermuatan-kayu-gelondongan-diduga-hasil-illegal-logging-di-dairi</link><description>&lt;p&gt;DAIRI, RAJARIAU– Tim gabungan dari Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) bersama Satgas Intelstrat BAIS TNI, berhasil mengamankan dua unit truk Colt Diesel, bermuatan kayu gelondongan yang diduga berasal dari aktivitas illegal logging di wilayah Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (12/6/2026) dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Arh Riyanto selaku Komandan BKI E Deninteldam I/BB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kita berhasil mengamankannya, tanpa ada perlawanan berarti,&quot; kata Kapten Arh Riyanto, kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat, terkait adanya dua unit truk Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi BL 8551 HE dan BK 8420 FO yang kerap melintas di kawasan Desa Lae Hole, dan diduga mengangkut kayu hasil pembalakan liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari laporan tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan dan pengintaian di lapangan. Dari hasil pemantauan, petugas menemukan kedua kendaraan yang dicurigai tengah melintas di Desa Lae Hole menuju Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 01.20 WIB, tim kemudian menghentikan kedua truk tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Saat dimintai keterangan, para sopir mengakui bahwa muatan kendaraan yang mereka bawa berupa kayu gelondongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan sekitar 30 batang kayu gelondongan dengan panjang rata&#45;rata sekitar 4,8 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keterangan awal yang kita peroleh dari para sopir, kayu gelondongan itumilik seseorang berinisial S.T. yang berdomisili di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, tim gabungan membawa kedua sopir beserta barang bukti menuju Polda Sumut di Kota Medan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, kedua sopir dan seluruh barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sumut, guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pastinya kasus ini masih didalami, terutamaasal&#45;usul kayu gelondongan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Karena praktik illegal logging ini sudah merusak kawasan hutan di wilayah Sumut,&quot; terang Kapten Arh Riyanto lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dipastikan, aparat di Sumut akan komit dalam memberantas aktivitas pembalakan liar, dan menjaga kelestarian lingkungan. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/49614641951-img-20260613-wa0012.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/841/tim-gabungan-tni-amankan-dua-truk-bermuatan-kayu-gelondongan-diduga-hasil-illegal-logging-di-dairi</guid></item><item><title>PHRI RIAU Siap Sukseskan Riau Bhayangkara Run 2026</title><link>https://rajariau.com/news/detail/840/phri-riau-siap-sukseskan-riau-bhayangkara-run-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Persiapan Riau Bhayangkara Run 2026, kini sedang dikebut. Termasuk menggandeng mitra, untuk mensukseskan event tahunan Polda Riau tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Kamis (11/6), panpel bersama Polda Riau menggelar pertemuan silaturahmi dengan BPD PHRI Riau, di Hotel Pangeran Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir saat itu, Ketua PHRI Riau Ir Nofrizal MM beserta pengurus, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, Wakil Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang, Dir Samapta Polda Riau, Wadir Intelkam Polda Riau, Wadir Binmas Polda Riau, Ivent Organizer Sandro dan Tim. dan Ketua DPD IHGMA Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar diketahui, event ini digelar pada 19 Juli mendatang, di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pertemuan silaturahmi ini, juga untuk koordinasi dan sosialisasi kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026 ini,&quot; kata Ketua PHRI Riau Ir Nofrizal MM , usai pertemuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PHRI Riau, tambah Nofrizal, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, karena Polda Riau memberikan kepercayaan dan diikutisertakan &amp;nbsp;pada kegiatan bergengsi ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentunya, PHRI Riau sangat mendukung penuh dan ikut mensukseskan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bentuk dukungan yang diberikan, di antaranya menyiapkan &amp;nbsp;spanduk, benner, ciring, serta memberikan pelayanan terbaik kepada tamu terutama peserta Riau Bhayangkara Run 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan, kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Makanya kami berharap PHRI Riau dapat mendukung kegiatan Riau Bhayangkara Run Polda Riau 2026 dengan all out,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlu diketahui, Polda Riau sudah empat kali menggelar kegiatan yang sama, setiap tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk tahun 2026 ini, jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 15.080 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Maka dari itu, kami berharap kerjasama dan dukungan pihak hotel sehingga acara Riau Bhayangkara Run 2026 nantinya berjalan dengan sukses,&quot; harap Pandra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes &amp;nbsp;Boy Jeckson Situmorang menambahkan, bahwa tujuan event ini digelar sebenarnya untuk menumbuhkan denyut nadi perekonomian di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, pihaknya berharap dengan menghadirkan 15.080 orang peserta ke kota Pekanbaru, perlu disupport bersama, dengan menjadikan Kota Pekanbaru sebagai kota yang ramah terhadap turis yang datang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi hotel&#45;hotel menjadi pelintasan peserta Run Bhayangkara 2026 maka kita berharap pihak hotel menyedia ciring atau sorak Sorai, spanduk sehingga kegiatan ini menjadi semarak,&quot; pintanya (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/97310103466-img-20260611-wa0011.jpg"/><pubDate>Thu, 11 Jun 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/840/phri-riau-siap-sukseskan-riau-bhayangkara-run-2026</guid></item><item><title>Di Depan Bawahan, Kalapas Pekanbaru Wanti&#45;wanti Soal Disiplin dan Sinergitas Kerja</title><link>https://rajariau.com/news/detail/839/di-depan-bawahan-kalapas-pekanbaru-wantiwanti-soal-disiplin-dan-sinergitas-kerja</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, solid, dan berorientasi pada pelayanan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak bekerja secara parsial, melainkan memperkuat koordinasi lintas bidang demi mendukung optimalisasi tugas pemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan tersebut disampaikan Yuniarto saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin (8/6). Kegiatan itu diikuti pejabat struktural, staf, dan seluruh pegawai Lapas Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Yuniarto menekankan bahwa integritas dan disiplin kerja harus menjadi fondasi utama setiap pegawai. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan sejalan dengan tuntutan profesionalisme di lingkungan pemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata. Sebaliknya, capaian kinerja akan lebih mudah diraih jika seluruh bagian mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setiap seksi memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya organisasi. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Seluruh bagian harus saling mendukung dan berkoordinasi agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal,” tegas Yuniarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan berbagai peristiwa yang terjadi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lain sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yuniarto menegaskan, apel pagi tidak boleh dipandang sekadar agenda rutin. Lebih dari itu, apel merupakan sarana membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh jajaran memahami arah kebijakan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadikan setiap pengalaman yang terjadi di UPT lain sebagai pelajaran berharga. Dengan begitu, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi permasalahan dan memastikan Lapas Pekanbaru tetap aman, tertib, serta kondusif,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penguatan disiplin, koordinasi, dan semangat kebersamaan, Yuniarto berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong jajaran Lapas Pekanbaru untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme guna mewujudkan layanan pemasyarakatan yang akuntabel dan berkualitas bagi masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/8427457264-img_20260610_181648.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/839/di-depan-bawahan-kalapas-pekanbaru-wantiwanti-soal-disiplin-dan-sinergitas-kerja</guid></item><item><title>Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga</title><link>https://rajariau.com/news/detail/838/nawakara-dorong-penguatan-keamanan-platform-integrasi-di-tengah-meningkatnya-risiko-dari-pihak-ketiga</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA, RAJA RIAU&#45; Di era transformasi digital yang semakin masif, integrasi antarsistem dan aplikasi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat tantangan keamanan siber yang perlu mendapat perhatian, terutama yang berasal dari vendor maupun pihak ketiga (third&#45;party integration).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, banyak organisasi mengandalkan berbagai platform eksternal untuk mendukung aktivitas bisnisnya, mulai dari layanan cloud, sistem pembayaran, aplikasi kolaborasi, hingga platform manajemen data.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterhubungan yang semakin luas tersebut menciptakan ekosistem digital yang kompleks, sehingga setiap celah keamanan pada salah satu pihak berpotensi memengaruhi keseluruhan sistem yang terintegrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai perusahaan yang memiliki kapabilitas di bidang keamanan dan teknologi, PT Nawakara Perkasa Nusantara melihat bahwa keamanan platform integrasi perlu menjadi bagian penting dari strategi manajemen risiko digital perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya berfokus pada perlindungan sistem internal, organisasi juga perlu memastikan bahwa setiap integrasi dengan vendor dan mitra bisnis telah memenuhi standar keamanan yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teguh Prabowo, Product Solution Division Head Nawakara, menjelaskan bahwa ancaman siber saat ini semakin berkembang dan sering kali memanfaatkan rantai pasok digital sebagai titik masuk serangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seiring meningkatnya kebutuhan integrasi antarpelatform, perusahaan perlu memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap risiko yang berasal dari pihak ketiga. Keamanan tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab tim internal, tetapi juga harus mencakup pengelolaan risiko pada seluruh ekosistem digital yang terhubung dengan organisasi,&quot; ujar Teguh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pendekatan keamanan yang efektif tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga mencakup tata kelola, proses evaluasi vendor, pengawasan akses, serta pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas integrasi yang sedang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui layanan keamanan siber dan solusi teknologi yang dimiliki, Nawakara mendukung organisasi dalam membangun ketahanan digital yang lebih kuat melalui berbagai pendekatan, seperti security assessment, risk management, security monitoring, hingga konsultasi untuk memperkuat tata kelola keamanan informasi. Upaya tersebut bertujuan membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko sejak dini sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah percepatan digitalisasi di berbagai sektor industri, penguatan keamanan platform integrasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis, melindungi data, serta membangun kepercayaan di antara seluruh pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengedepankan pendekatan preventif dan kolaboratif, Nawakara berkomitmen untuk terus mendukung organisasi dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. (rilis)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/11086164803-img-20260610-wa0002.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:05:37 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/838/nawakara-dorong-penguatan-keamanan-platform-integrasi-di-tengah-meningkatnya-risiko-dari-pihak-ketiga</guid></item><item><title>Central Padel Gelar Turnamen Bergengsi se&#45;Sumatera di Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/837/central-padel-gelar-turnamen-bergengsi-sesumatera-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; &amp;nbsp;Central Padel Pekanbaru resmi menggelar turnamen padel se&#45;Sumatera, di venue Central Padel Pekanbaru, Jalan Sudirman belakang Grand Central Hotel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Event bertajuk Central Padel Grand Tournament ini diikuti 200 atlet, dari dua provinsi, Riau dan Sumut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan turnamen ini sudah berlangsung sejak Jumat (5/6/2026), yang dipimpin Sekjen Pengurus Besar Persatuan Padel Indonesia PBPI Riau, Fadel Variza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir juga GM Hotel Grand Central Ruzelfi dan Owner Central Padel Albert Syahputra, plus undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar diketahui, event bergengsi ini diikuti 101 pasang atau sekitar 200 atlet, yang memperebutkan total hadiah Rp150 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Akbar Putra menjelaskan, dalam turnamen ini mempertandingkan 5 kategori, mulai level pemula hingga elite.&lt;br&gt;Ini terdiri dari lower bronze man, upper bronze man, lalu lower bronze woman dan upper bronze woman, mixed dan silver putra dan putri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Total hadiah yang disiapkan Rp150 juta, dari berbagai kategori. Hadiah tertinggi berada di kategori silver dengan total puluhan juta rupiah untuk satu kategorinya,&quot; kata Akbar Putra kepada wartawan, usai pembukaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan, meski event ini perdana dihelat tahun ini, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terbukti, tidak hanya dari Kota Pekanbaru yang ambil bagian, namun pesertanya juga dari provinsi tetangga ikut berpartisipasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Memang peserta didominasi dari kota Pekanbaru, ada juga dari Medan, Sumut,&quot; terang Akbar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentunya panitia sangat berharap turnamen ini, jadi langkah awal mempopulerkan padel di Bumi Lancang Kuning. Apalagi cabor satu ini sedang populis dan punya banyak peminat baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapan saya dengan adanya event ini, pertama sekali olahraga bola padel itu akan lebih dikenal. Tentunya dengan olahraga baru dan juga banyak peminat,&quot; pintanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, tambah Akbar, panitia menargetkan event ini masuk kalender tahunan Central Padel Pekanbaru selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, bisa menjaring atlet&#45;atlet berpotensi, yang nantinya bisa mewakili Riau di ajang nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di kalender kami pastinya akan jadi agenda rutin,&quot; paparnya seraya mengatakan, event ini berlangsung hingga Minggu (7/6/2026). ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/9305898302-img_20260605_225900.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/837/central-padel-gelar-turnamen-bergengsi-sesumatera-di-pekanbaru</guid></item><item><title>P4 Pekanbaru Turun ke Lapangan Beri Edukasi ke Jukir Semua Zona Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/836/p4-pekanbaru-turun-ke-lapangan-beri-edukasi-ke-jukir-semua-zona-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; &amp;nbsp;Perkumpulan Pengelola Parkir Pekanbaru (P4), kembali membuktikan keberadaannya, dalam membantu masyarakat dan pemerintah, terutama soal pelayanan parkir di kota ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buktinya, pada Minggu (24/5/2026) pagi, pengurus teras P4 menghampiri para jukir di semua zona di Pekanbaru. Baik jukir di bawah PT Yabisa Sukses Mandiri, maupun di bawah pengelola lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengurus P4 memberikan edukasi dan pembinaan kepada para jukir, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan parkir, ketertiban, serta pemahaman jukir terhadap aturan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada pun titik yang menjadi sasaran, Jalan Lobak, Jalan Subrantas, Jalan Riau, Jalan Sekolah, Jalan Sembilang dan titik lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang menjadi titik berat kami itu, bagaimana jukir memberikan salam sapa dan senyum kepada semua konsumen,&quot; kata Pembina P4 Jhon Arifin, usai turun ke lapangan bersama Ketua P4, Agusman Sikumbang dan pengurus lainnya, Hendra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, dalam kegiatan tersebut, para jukir diberikan arahan mengenai pentingnya memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat, menjaga keamanan kendaraan, serta mematuhi tarif parkir sesuai Perwako, roda dua Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pengelola juga menekankan pentingnya penggunaan atribut resmi saat bertugas, agar masyarakat mudah mengenali jukir yang terdaftar atau yang ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Edukasi ini kami lakukan secara bertahap dan kontinu, di setiap zona parkir di Pekanbaru. Tentunya, langkah ini mampu menciptakan sistem parkir yang lebih tertib dan profesional, sekaligus mengurangi keluhan masyarakat terkait pelayanan parkir di lapangan,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembinaan ini, lanjut Jhon Arifin, pihaknya ingin seluruh jukir memahami tugas dan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pembinaan, P4 juga mengingatkan para jukir, agar tidak melakukan pungutan di luar Perwako, serta tetap menjaga etika selama bertugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diketahui, P4 ini berdiri dengan badan hukum yang resmi, untuk menghimpun dan membina kinerja jukir, serta menaungi perusahaan pengelola parkir dan pengelola lainnya di Kota Pekanbaru. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/37563794825-img-20260524-wa0005.jpg"/><pubDate>Sun, 24 May 2026 14:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/836/p4-pekanbaru-turun-ke-lapangan-beri-edukasi-ke-jukir-semua-zona-pekanbaru</guid></item><item><title>Polsek Payung Sekaki Tinjau Perkembangan Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan</title><link>https://rajariau.com/news/detail/835/polsek-payung-sekaki-tinjau-perkembangan-lahan-jagung-pipil-program-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; &amp;nbsp;Kepolisian di Kota Pekanbaru, kini ikut andil dalam menjaga ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti yang dilakukan Polsek Payung Sekaki Pekanbaru. Pada Selasa (19/5), Kapolsek Payung Sekaki Rafidin L. Gaol didampingi Kanit Binmas Restu Inanda bersama personel Bhabinkamtibmas Polsek Payung Sekaki, meninjau dan mengecek perkembangan tanaman jagung pipil, di lahan ketahanan pangan Polsek Payung Sekaki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lahan ini di Jalan Pemuda Ujung RT 03 RW 05, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ya, kita sudah melakukan pengecekan di lapangan. Semuanya berjalan dengan baik,&quot; kata Kapolsek Payung Sekaki Rafidin L. Gaol , di sela&#45;sela peninjauan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap tanaman jagung pipil tahap I dengan luas lahan sekitar setengah hektar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diketahui, saat ini kondisi tanaman terlihat tumbuh dan berkembang dengan baik, dengan tinggi tanaman mencapai sekitar 220 cm dan usia tanam 94 hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami perkirakan tanaman ini memasuki masa panen pada pekan kedua (tanggal 8) Juni 2026 nanti,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut diterangkan, tahapan selanjutnya dilakukan pengecekan pada lahan tahap II seluas 2000 meter persegi,dengan usia tanam 58 hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil peninjauan, kondisi tanaman terlihat kurang subur dengan tinggi rata&#45;rata sekitar 1 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, personel menjadwalkan melakukan peninjauan lahan tahap III, di lahan luas setengah hektare, yang direncanakan akan dilakukan penanaman, Rabu, 3 Juni 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebenarnya kegiatan ini bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan proses perawatan dan perkembangan tanaman jagung pipil berjalan dengan baik,&quot; sebut Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentunya, dengan kehadiran personel Polsek Payung Sekaki, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat,untuk terus memanfaatkan lahan produktif demi meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/55973103581-img-20260519-wa0006.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/835/polsek-payung-sekaki-tinjau-perkembangan-lahan-jagung-pipil-program-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>Koalisi Presma Unilak Tagih Kepastian Pelantikan Pengurus Baru Dalam Aksi Damai</title><link>https://rajariau.com/news/detail/834/koalisi-presma-unilak-tagih-kepastian-pelantikan-pengurus-baru-dalam-aksi-damai</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU— Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali mendatangi Gedung Rektorat pada Rabu (13/5/2026) kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka datang bukan untuk beraudiensi biasa, tapi untuk menagih kepastian pelantikan pengurus mahasiswa tingkat universitas yang sampai sekarang belum juga terealisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi ini menjadi bentuk tekanan moral agar kampus segera menyelesaikan polemik organisasi kemahasiswaan yang sudah vakum beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut mahasiswa, kekosongan ini mematikan ruang demokrasi, menghambat penyaluran aspirasi, dan melemahkan pembinaan kepemimpinan di kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam orasinya, mahasiswa meminta rektorat berhenti berlarut&#45;larut dalam proses evaluasi dan administrasi. Hasil kongres dan tahapan organisasi yang sudah berjalan dinilai harus segera ditindaklanjuti dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) pelantikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami datang untuk minta kepastian, bukan sekadar janji,” tegas Koordinator Umum Koalisi Presma Unilak Terpilih, Irvan Adriansyah. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan bahwa organisasi mahasiswa adalah bagian penting dari kehidupan akademik dan ruang belajar demokrasi. Karena itu, proses pelantikan harus segera dipastikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Koordinator Lapangan, Martinus GP Napitupulu. Ia mempertanyakan lambannya proses pelantikan di tengah kekosongan kepemimpinan organisasi mahasiswa yang terus berlanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mahasiswa butuh kepastian agar roda organisasi kembali berjalan. Kami harap rektorat menyelesaikan ini secara terbuka dan bijaksana demi menjaga iklim akademik yang sehat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pentingnya komunikasi transparan antara kampus dan mahasiswa. Mereka menilai organisasi kemahasiswaan seharusnya menjadi wadah pembinaan, diskusi, dan pengembangan karakter kepemimpinan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi berlangsung di halaman rektorat dengan orasi dan penyerahan pernyataan sikap kepada pihak universitas. Koalisi Presma menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan resmi dari rektorat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa berharap polemik ini bisa segera selesai dan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali dinamika organisasi serta demokrasi kampus yang sehat dan konstruktif.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/53760297960-img-20260515-wa0019.jpg"/><pubDate>Thu, 14 May 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/834/koalisi-presma-unilak-tagih-kepastian-pelantikan-pengurus-baru-dalam-aksi-damai</guid></item><item><title>Kumpulkan 110 Kantong Darah, PDI&#45;P Pekanbaru Sukses Gelar Donor Darah</title><link>https://rajariau.com/news/detail/833/kumpulkan-110-kantong-darah-pdip-pekanbaru-sukses-gelar-donor-darah</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; DPC PDI P Pekanbaru sukses menggelar bakti sosial donor darah, sempena memperingati Hari Kartini tahun 2026. di Kantor DPC PDI P Pekanbaru, Jalan Harapan Murni, Tenayan Raya, Sabtu (9/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan kemanusiaan yang mengusung tagline Setetes Darahmu, Sejuta Harapan untuk Mereka itu, berhasil mengumpulkan 110 kantong darah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDI&#45;P Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH, mengatakan kegiatan ini digelar bekerja sama dengan PMI Kota Pekanbaru, yang dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat. Makanya seluruh kader partai terlibat, plus masyarakat Kota Pekanbaru,” paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, jumlah pendonor yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 127 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 kantong darah berhasil dikumpulkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pastinya kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi melakukan donor darah. Karena donor darah sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Dengan setitik darah, kita bisa membantu menyelamatkan nyawa seseorang,” akunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, Tapi juga akan menjadi agenda rutin, minimal dua kali setahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karena di partai politik, kita tidak hanya bicara soal politik saja. Tapi juga kegiatan sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru Muhammad Dikky Suryadi Khusaini, Sekretaris Dapot Sinaga, Bendahara Tekad Indra Pradana Abidin, kemudian dari Fraksi PDIP DPRD Kota Pekanbaru, Ketua Victor Parulian, Zakri Fajar Triyanto, David Marihot Silaban, dan pengurus partai lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPC PDIP Pekanbaru, Dikky Suryadi Khusaini, menyebut pihaknya sebenarnya menargetkan 200 kantong darah dalam kegiatan tersebut. Bahkan, sekitar 300 undangan telah disebarkan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Target kita memang 200 kantong darah. Namun hingga siang ini yang hadir sebanyak 127 orang. Mungkin karena ada kesibukan lain sehingga belum sempat hadir,” jelas Dikky.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihaknya berencana menjadikan donor darah sebagai agenda rutin partai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau melihat antusias masyarakat, kemungkinan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun. Nanti kita cari momentum hari besar lainnya untuk kembali melaksanakan kegiatan sosial seperti ini,” tuturnya. (VN)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/4950754021-img-20260509-wa0015.jpg"/><pubDate>Sat, 09 May 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/833/kumpulkan-110-kantong-darah-pdip-pekanbaru-sukses-gelar-donor-darah</guid></item><item><title>Di Singapura, Nawakara Dorong Kesiapan Indonesia Hadapi Era AI</title><link>https://rajariau.com/news/detail/832/di-singapura-nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Transformasi industri berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan utama dalam Global AI+IoT Ecology Summit 2026 yang digelar di Pan Pacific Singapore. Dalam forum internasional tersebut, President Director &amp;amp; CEO PT Nawakara Perkasa Nusantara, Dino B. Hindarto, S.T., ICPS, hadir sebagai keynote speaker dan menyampaikan pandangan strategis mengenai dampak AI terhadap industri serta kesiapan Indonesia menghadapi perubahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang diselenggarakan oleh Zhejiang Entrepreneurs Center ini mempertemukan para pemimpin industri, pakar AI+IoT, serta lebih dari 300 perwakilan bisnis dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi dan implementasinya di sektor industri, termasuk keamanan, manufaktur, dan layanan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pidatonya bertajuk “AI Impact on Our Industry and How Indonesia Prepares for the Challenge”, Dino menegaskan bahwa dunia saat ini berada pada titik transformasi besar yang setara dengan revolusi listrik dan internet.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurutnya, AI bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan telah menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara bisnis beroperasi, mengambil keputusan, hingga menciptakan nilai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI memungkinkan kita beralih dari sistem kerja yang reaktif menjadi prediktif dan preventif. Ini mengubah cara kita mengelola risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” ujar Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa dalam industri, khususnya sektor keamanan dan layanan, AI berperan penting dalam meningkatkan akurasi analisis, otomatisasi proses, hingga optimalisasi produktivitas. Pekerjaan yang bersifat repetitif kini mulai digantikan oleh mesin, sehingga sumber daya manusia dapat difokuskan pada fungsi strategis seperti pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan interaksi manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, Dino menekankan bahwa transformasi ini tidak semata&#45;mata soal teknologi, melainkan juga kesiapan manusia. “AI tidak menggantikan kepemimpinan, etika, dan tanggung jawab. Justru AI memperkuat peran mereka yang siap, dan menjadi tantangan bagi yang tidak siap,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjawab tantangan tersebut, Dino memaparkan empat pilar utama kesiapan Indonesia dalam menghadapi era AI. Pertama, Indonesia memiliki keunggulan demografis dengan populasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital. Kedua, peningkatan literasi AI dan program reskilling tenaga kerja mulai digalakkan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, penguatan ekosistem digital terus berkembang, ditandai dengan pertumbuhan infrastruktur cloud, pusat data, startup, serta pusat inovasi yang memungkinkan akses teknologi lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Keempat, aspek regulasi dan tata kelola mulai diperkuat untuk memastikan penggunaan AI yang etis, aman, dan bertanggung jawab, khususnya terkait privasi data dan keamanan siber.&lt;br&gt;Lebih lanjut, Dino mengingatkan bahwa keberhasilan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kecepatan adopsi teknologi, tetapi juga oleh kebijaksanaan dalam pemanfaatannya. AI, menurutnya, harus mampu mendorong pertumbuhan inklusif, meningkatkan ketahanan industri, serta memperkuat daya saing di tingkat regional dan global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI bukan ancaman bagi industri kita. Yang menjadi ancaman adalah sikap terlena. Jika kita mampu menggabungkan teknologi dengan talenta, inovasi dengan etika, serta kecepatan dengan tujuan yang jelas, Indonesia tidak hanya akan beradaptasi tetapi juga memimpin di era AI,” ungkap Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi Nawakara dalam forum global ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi keamanan berbasis teknologi serta memperkuat kolaborasi internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui momentum ini, Indonesia diharapkan dapat terus mempercepat transformasi digital secara strategis dan berkelanjutan, menjadikan AI sebagai enabler utama dalam membangun masa depan industri yang lebih cerdas, aman, dan kompetitif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang Nawakara&lt;br&gt;Nawakara Perkasa Nusantara didirikan pada tanggal 9 November 1996 oleh sekelompok lulusan angkatan ke&#45;9 Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nawakara adalah perusahaan swasta yang menawarkan berbagai layanan keamanan. Nama Nawakara adalah bentuk penghormatan kami kepada para pendiri perusahaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Berasal dari bahasa Sansekerta, ‘Nawa’ berarti ‘angka 9 (sembilan)’ dan ‘Kara’ dari kata Bhayangkara yang berarti ‘pasukan kepolisian’.&lt;br&gt;Pada tahun 2012, kami mengukuhkan Nawakara Security Solutions sebagai identitas brand kami yang mewakili komitmen kami untuk menyediakan layanan komprehensif kepada klien kami dan pendekatan terpadu untuk solusi keamanan yang kami rekomendasikan.&lt;br&gt;Service excellence adalah hal esensial bagi kami. Dengan empat kategori utama produk layanan yang terintegrasi satu sama lain (Physical Security, Consultancy &amp;amp; Training,Cash Valuables in Transit, Daily Routine Solutions) &amp;nbsp;kami optimis dalam menumbuhkan profitabilitas yang sehat bagi perusahaan kami dan memberikan nilai tambah bagi keamanan bisnis Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Nawakara, kami tidak berbicara mengenai produk, namun mengedepankan integrasi antar produk layanan. Kami melihat Nawakara sebagai solusi komprehensif (end&#45;to&#45;end service), di mana semua kebutuhan keamanan Anda dapat terpenuhi. Selengkapnya kunjungi website www.nawakara.com. (rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/80855945172-img-20260508-wa0018.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/832/di-singapura-nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai</guid></item><item><title>Stafsus ATR/BPN Rezka Okto : Pendaftaran Tanah Ulayat Riau Jadi Prioritas</title><link>https://rajariau.com/news/detail/831/stafsus-atrbpn-rezka-okto--pendaftaran-tanah-ulayat-riau-jadi-prioritas</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN, RAJA RIAU&#45; Pemerintah Kabupaten Pelalawan provinsi Riau mulai mendorong percepatan legalitas tanah ulayat. Kegiatan yang digelar oleh Badan Pertanahan Nasional bersama Kementerian ATR/BPN tersebut berlangsung di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan dan diikuti para camat, kepala desa, batin, serta pemangku adat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Staf Khusus Kementerian ATR/BPN, Rezka Oktoberia, S.H., S.M., M.H., menyampaikan Kementerian ATR/BPN melalui program pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat ini menegaskan komitmennya untuk melindungi hak&#45;hak masyarakat hukum adat serta menjaga warisan leluhur agar tetap lestari dan terlindungi secara hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program pendaftaran tanah ulayat merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak masyarakat adat,&quot;kata nya saat memberikan sambutan sosialisasi pendaftaran tanah ulayat di Auditorium Lantai III kantor Bupati Pelalawan, Selasa 28 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menjelaskan, program ini bukan untuk mengambil alih tanah ulayat menjadi milik negara, melainkan bentuk perlindungan negara terhadap tanah adat yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan spiritual bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pendaftaran, tanah ulayat memperoleh kepastian hukum, terlindungi dari sengketa dan pengambilalihan sepihak, serta dapat diwariskan dengan lebih aman kepada generasi mendatang dan pendaftaran tanah ulayat juga menjadi bentuk sinergi antara hukum adat dan hukum pertanahan nasional tanpa menghilangkan nilai&#45;nilai adat yang hidup di tengah masyarakat,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan Rezka, namun demikian pendaftaran ini bersifat hak, bukan kewajiban, sehingga keputusan tetap berada di tangan masyarakat hukum adat dan oleh karena itu, diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, hingga masyarakat hukum adat itu sendiri, agar perlindungan tanah ulayat dan kesejahteraan masyarakat adat, khususnya di Provinsi Riau, terutama di Kabupaten Pelalawan dapat terus terjaga,&quot;sebutnya.&lt;br&gt;Ia juga menyebutkan, Provinsi Riau masuk dalam delapan wilayah prioritas nasional pada tahun 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu fokus pelaksanaan program.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlu kami tegaskan, tidak ada niat negara mengambil alih tanah ulayat. Justru pendaftaran ini untuk memberikan pengakuan dan perlindungan hukum kepada masyarakat adat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap forum ini dimanfaatkan sebaik&#45;baiknya, termasuk untuk menggali informasi bagi tanah ulayat yang belum masuk dalam data indikatif,”harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, Nurhadi Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga saat ini telah terinventarisasi sebanyak tujuh bidang obyek tanah ulayat yang berada di Kabupaten Pelalawan sebagai bagian dari langkah awal pendataan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi merupakan tahapan awal dalam proses pengadministrasian tanah ulayat yang akan terus berlanjut secara bertahap dan berkelanjutan,&quot;ucapnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diri nya mengatakan,hal ini dilakukan sebagai upaya menghadirkan kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak masyarakat adat atas tanah ulayat yang dimiliki. Pada kesempatan tersebut, iajuga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan atas dukungan serta kolaborasi yang telah terjalin dengan baik dalam menyukseskan kegiatan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, &amp;nbsp;sinergi antara Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya dapat semakin diperkuat, sehingga pelaksanaan program pendaftaran tanah ulayat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan tertib administrasi pertanahan dan meminimalisir potensi konflik di masa mendatang,&quot;harapnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Pelalawan Zukri Misran, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sosialisasi Pendaftaran dan Pengadministrasian Tanah Ulayat di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau yang diselenggarakan oleh Kementerian ATR/BPN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut nya, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman yang lebih luas kepada pemerintah daerah, pemangku adat, maupun masyarakat terkait keberadaan dan pengelolaan tanah ulayat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai sosialisasi ini tidak hanya menambah pengetahuan mengenai aspek administrasi dan legalitas tanah ulayat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menjawab berbagai persoalan pertanahan yang selama ini dihadapi di Kabupaten Pelalawan dan dengan adanya pengadministrasian yang lebih tertib dan terarah, diharapkan berbagai potensi sengketa maupun permasalahan pertanahan dapat diminimalisir, sehingga tata kelola pertanahan di daerah dapat berjalan lebih baik dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,&quot;ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati juga menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah awal membangun pemahaman yang utuh terkait tata kelola dan pendaftaran tanah ulayat di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui forum ini, kita ingin semua pihak memahami apa yang harus dilakukan agar tanah ulayat tetap terjaga, bisa diwariskan, sekaligus memiliki kepastian hukum,” ujarnya,seperti yang dikutip media center Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penertiban administrasi pertanahan bukan sekadar urusan dokumen, tetapi menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat. Dengan legalitas yang jelas, tanah ulayat dinilai memiliki nilai perlindungan sekaligus potensi ekonomi yang lebih besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ketika ada kepastian hukum, masyarakat adat akan lebih terlindungi dan punya peluang memanfaatkan potensi tanahnya secara optimal,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zukri juga mendorong para datuk, batin, dan pemangku adat untuk aktif memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi terbuka. Ia menilai, berbagai persoalan pertanahan yang selama ini dihadapi dapat dicari jalan keluarnya melalui dialog langsung dengan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan anak kemenakan kita. Tanah ulayat harus tetap terjaga dan memberi manfaat yang lebih baik ke depan,”ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tampak hadir dalam acara sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Staf Ahli Kementerian ATR/BPN Slameto Dwi Martono, Kepala BPN Provinsi Riau Nurhadi Putra, unsur LAM Riau, Forkopimda Pelalawan, serta para kepala desa dan camat se&#45;Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian Sertipikat Hak Pakai a.n. Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang diserahkan langsung oleh Staf Khusus Menteri Rezka Oktoberia. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/79521974414-img-20260429-wa0000.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:40:56 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/831/stafsus-atrbpn-rezka-okto--pendaftaran-tanah-ulayat-riau-jadi-prioritas</guid></item></channel></rss>