<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://rajariau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://rajariau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>TANSATI Dampingi Penuh PT PIR Secara Pro Bono</title><link>https://rajariau.com/news/detail/865/tansati-dampingi-penuh-pt-pir-secara-pro-bono</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU— Kantor Advokat dan Konsultan Hukum TANSATI menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan hukum kepada (Perseroda) PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) &amp;nbsp;secara pro bono.&lt;br&gt;Ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial profesi advokat terhadap satu BUMD Provinsi Riau yang kini sedang menghadapi berbagai persoalan, termasuk tekanan keuangan perseroan.&lt;br&gt;Pendampingan tersebut dilakukan oleh Rinaldi SH S Sos, Muhamad Nurlatif SH MH, Dede Ilham SH MH, dan Nofriadi Chandra Andesip SH, selaku Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Advokat TANSATI.&lt;br&gt;Berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang diberikan oleh Direktur PT PIR, para advokat TANSATI memperoleh kewenangan untuk mewakili dan mempertahankan kepentingan hukum PT PIR dalam perkara&#45;perkara Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pendampingan tersebut juga tidak menutup kemungkinan untuk menangani persoalan hukum lain yang dihadapi perseroan sesuai kebutuhan dan kewenangan yang diberikan.&lt;br&gt;Keputusan memberikan jasa hukum secara pro bono, tanpa membebankan honorarium jasa profesional kepada PT PIR, merupakan bentuk kepedulian para advokat TANSATI untuk turut membantu meringankan beban perseroan di tengah kondisi keuangan yang sedang dihadapi.&lt;br&gt;“Kami melihat PT PIR bukan semata&#45;mata sebagai sebuah perseroan, tetapi sebagai BUMD milik masyarakat Riau. Ketika sebuah BUMD sedang menghadapi persoalan keuangan dan pada saat yang sama harus menghadapi berbagai persoalan hukum, kami merasa profesi advokat juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membantu,” ujar Rinaldi SH S Sos, Managing Partner Kantor Advokat TANSATI, melalui sambungan telepon, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tetap Profesional dan Independen&lt;br&gt;Menurut Rinaldi, pendampingan secara pro bono sama sekali tidak mengurangi standar profesionalitas maupun kualitas pembelaan hukum yang diberikan kepada PT PIR.&lt;br&gt;Setiap perkara, kata dia, tetap akan ditangani dengan mengedepankan prinsip kehati&#45;hatian, profesionalisme, independensi advokat, serta kepentingan hukum terbaik bagi perseroan.&lt;br&gt;Surat Kuasa Khusus Nomor SKK.PHI/TANSATI/IX/2026/049 memberikan kewenangan kepada para advokat TANSATI untuk membela PT PIR sebagai tergugat dalam salah satu perkara PHI, termasuk mengajukan jawaban, eksepsi, duplik, kesimpulan, alat bukti, saksi dan/atau ahli.&lt;br&gt;Sementara itu, Surat Kuasa Khusus Nomor SKK.PHI/TANSATI/IX/2026/050 memberikan kewenangan serupa dalam perkara PHI lainnya yang saat ini juga sedang dihadapi PT PIR.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan Sekadar Memenangkan Perkara&lt;br&gt;Rinaldi menegaskan, semangat utama pendampingan hukum tersebut bukan semata&#45;mata untuk memenangkan perkara, melainkan menjaga dan menyelamatkan kepentingan hukum serta aset PT PIR sebagai BUMD Provinsi Riau.&lt;br&gt;“PT PIR memiliki sejarah, aset, hak, piutang, kontrak serta berbagai kepentingan bisnis yang harus dijaga. Dalam kondisi perusahaan sedang membutuhkan pemulihan, yang diperlukan bukan hanya pembelaan di ruang sidang, tetapi juga langkah hukum yang terukur untuk memastikan hak&#45;hak perseroan tidak hilang dan potensi recovery dapat dimaksimalkan,” katanya.&lt;br&gt;Ia menilai keberadaan BUMD memiliki arti penting bagi perekonomian daerah. Karena itu, berbagai persoalan hukum yang berpotensi membebani BUMD harus ditangani secara serius agar tidak semakin memperburuk kondisi keuangan perusahaan.&lt;br&gt;Menurutnya, pendampingan pro bono tersebut sekaligus merupakan bentuk kontribusi profesi hukum terhadap daerah.&lt;br&gt;Para advokat TANSATI berharap PT PIR dapat melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari penyelesaian kewajiban secara proporsional hingga upaya mengejar dan memulihkan hak, piutang, serta aset perseroan yang secara hukum masih dapat dipertahankan atau ditagihkan kepada pihak lain.&lt;br&gt;“Prinsip kami sederhana. Ketika masih ada hak PT PIR yang bisa diselamatkan, maka hak itu harus diperjuangkan. Ketika ada kewajiban yang memang secara hukum harus diselesaikan, maka penyelesaiannya harus dilakukan secara adil, terukur dan tidak semakin membebani perseroan,” tegas Rinaldi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum Pembenahan dan Pemulihan&lt;br&gt;Para kuasa hukum PT PIR tersebut berkedudukan pada Kantor Advokat TANSATI di Graha Boulevard Summarecon Serpong, Jl. Gading Serpong Boulevard BVA1, Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten, serta kantor di Jalan M. Yamin/Jalan Mohd. Ali No. 116, Pekanbaru, Provinsi Riau.&lt;br&gt;Melalui pendampingan tersebut, TANSATI berharap berbagai persoalan yang tengah dihadapi PT PIR dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, antara lain melalui legal audit, pemetaan kewajiban, penagihan piutang, pemulihan aset, serta pembenahan tata kelola perusahaan.&lt;br&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat membantu PT PIR melakukan pemulihan secara bertahap sehingga perusahaan daerah tersebut dapat kembali menjalankan fungsi bisnisnya secara sehat, menjaga aset dan kepentingan perseroan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi Provinsi Riau. (rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/76311348668-img-20260911-wa0003.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/865/tansati-dampingi-penuh-pt-pir-secara-pro-bono</guid></item><item><title>Aktivis: Periksa Oknum Direksi Agrinas atau Bubarkan Satgas PKH!</title><link>https://rajariau.com/news/detail/864/aktivis-periksa-oknum-direksi-agrinas-atau-bubarkan-satgas-pkh</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU , RAJARIAU&#45; Sekelompok aktivis menuntut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) segera dibubarkan karena sejumlah penunjukan mitra Kerja Sama Operasional (KSO) PT Agrinas Palma Nusantara terhadap Kebun Kelapa Sawit hasil sitaan Satgas terindikasi hasil persekongkolan oleh oknum Direksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut mereka, kerja keras Satgas PKH yang berhasil menyita kembali kebun sawit di lahan negara akan sia&#45;sia jika kebun tersebut dikelola dengan tidak becus oleh Agrinas yang diisi oknum tidak pro visi Presiden.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuntutan ini, besok, 11 September 2026, akan disampaikan langsung ke Kejaksaan selaku Penegak Hukum sekaligus Koordinator Satgas PKH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut kelompok yang menamakan diri Jaringan Aktivis Penjaga Aset Negara dari Oligarki disingkat JANGAN OLIGARKI ini, Kejaksaan jangan membiarkan masalah KSO berlarut&#45;larut tanpa ada penegakan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kejaksaan selain bagian dari Satgas PKH tugas pokoknya adalah sebagai Penegak Hukum. Oleh sebab itu, kami minta Kejaksaan segera periksa oknum Direksi Agrinas yang mengutak&#45;atik SK (Surat Keputusan) Penunjukan atau Penugasan KSO. Jika itu tidak dilakukan, maka, kami minta Satgas PKH sebaiknya dibubarkan. Kita akan suarakan besok,&quot; ungkap Juru Bicara JANGAN OLIGARKI, Ali Junjung, Kamis, 11 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali mengatakan, hasil kerja Satgas PKH melaksanakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 yang berhasil merebut kekayaan alam dari penguasaan Oligarki secara ilegal, akan menjadi sia&#45;sia jika oknum Agrinas malah dibiarkan &apos;main mata&apos; dengan Oligarki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskannya, Agrinas, yang digadang&#45;gadang sebagai pioneer terpercaya dalam mengelola sumber daya alam yang selama ini dikuasai oligarki secara ilegal, semakin melenceng dari tujuan awal pendirian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perombakan Direksi ternyata tak membuat Tata Kelola KSO kebun kelapa sawit hasil sitaan Satgas PKH semakin membaik. Aksi merubah atau utak&#45;atik SK KSO atau Penugasan Sementara oleh oknum Direksi dibiarkan terjadi dan semakin merajela. SK Penugasan malah dibagikan ke kawan&#45;kawan mereka bahkan pemain lama. Presiden dikelabuhi,&quot; ungkap Ali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mata aktivis JANGAN OLIGARKI menyorot sosok Direktur Operasional PT Agrinas Tuhu Bangun dan Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Nofil Anoverta. Dikatakan, sejak awal penunjukan sosok Tuhu sebagai Direktur Operasional sangat aneh jika dilihat dari rekam jejaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Cek saja di Media Nasional. Disitu dimuat Tuhu Bangun saat masih berdinas di BUMN PTPN 5 pernah diperiksa kasus Perumahan Karyawan. Ia disebut menjual lahan PTPN 5 ke Pengusaha bernama Edi Djohan sebagai Developer Perumahan. &amp;nbsp;Kita tidak tahu ujung perkara itu apakah naik penyidikan atau dihentikan. Apakah kita percaya Tuhu Bangun dan Edi Djohan tidak bermitra lagi di Agrinas? Nanti akan kita ungkap!,&quot; kata Ali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, rekam jejak akhirnya terbukti memperlihatkan kinerja Tuhu yang kerap merubah SK KSO. Bahkan, terindikasi pemain lama yang ditunjuk sebagai KSO. Tindakan ini, menurut Ali, seharusnya diawasi oleh Direktur Kepatuhan dan Kebelanjutan yaitu Novil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ubah&#45;ubah SK Penugasan yang tidak transparan dan akuntabel ini membuat ketidakpastian pengelolaan yang berdampak kepada tertundanya produksi dan program strategis nasional. Kenapa dibiarkan oleh Direksi Kepatuhan? Ini patut dicurigai ada kesepakatan,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ali, kebun yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan rakyat dan pendapatan negara justru menjadi sumber konflik akibat ulah oknum yang tidak mengerti visi Presiden Prabowo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Presiden sudah memaparkan Paradox Indonesia dan Solusinya adalah melawan Oligarki. Slogan Agrinas adalah &apos;Energi Hijau, Masa Depan Berkelanjutan&apos;. Apakah Oligarkinya yang berkelanjutan?,&quot; tanya Ali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memaparkan potensi konflik atau kegaduhan hingga benturan fisik akan terus terjadi akibat praktik oknum yang tidak bertanggungjawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harusnya yang keberlanjutan itu adalah kepastian usaha melalui produktivitas perkebunan sawit dengan cara keberlanjutan pemupukan, pemeliharaan, dan pemanenan. Itu lah penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Bukan kegaduhan dan potensi konflik hingga benturan fisik yang berlanjut,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali menambahkan, jika semangat dalam Perpres 5 Tahun 2025 ingin dilanjutkan, maka, Satgas PKH harus segera menagih Denda Administratif dan Kejaksaan harus mengusut oknum&#45;oknum Agrinas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika oknum Direksi ini tidak diperiksa karena kebal hukum, baiknya Satgas PKH dibubarkan saja karena hasil kerja kerasnya menjadi sia&#45;sia. Presiden sudah dikelabuhi oknum&#45;oknum di Agrinas. Kita akan terus suarakan tuntutan ini daripada negara rugi rakyat jadi korban,&quot; tutupnya. (*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/14359152730-img_20260911_070309.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/864/aktivis-periksa-oknum-direksi-agrinas-atau-bubarkan-satgas-pkh</guid></item><item><title>Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor</title><link>https://rajariau.com/news/detail/863/vendor-security-rs-awal-bros-dumai-diduga-tarik-uang-pelicin-manajemen-sebut-sudah-berganti-vendor</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45;&#45; Perusahaan penyedia jasa tenaga keamanan (security) outsourcing di RS Awal Bros Dumai, inisial K diterpa dugaan praktik pungutan liar terhadap para pekerjanya.&lt;br&gt;Perusahaan diketahui sebelumnya menjadi vendor penyedia tenaga keamanan untuk operasional RS Awal Bros di wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dugaan pungutan tersebut disebut berkaitan dengan proses penerimaan, hingga perpanjangan kontrak kerja tenaga security.&lt;br&gt;Informasi yang diterima menyebutkan, calon maupun tenaga security aktif diduga dimintai sejumlah uang dengan dalih tertentu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku, terdapat permintaan uang yang disebut sebagai “uang pelicin” agar seseorang dapat diterima bekerja sebagai tenaga security.&lt;br&gt;“Ada semacam uang pelicin untuk bisa masuk menjadi tenaga security. Kami berharap para pekerja berani bersuara agar persoalan ini sampai ke pihak manajemen RS Awal Bros, karena praktik seperti ini dinilai cukup merugikan dan tidak adil,” akunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan lagi, dugaan pungutan tidak hanya terjadi saat proses penerimaan tenaga kerja. Setiap kali dilakukan perpanjangan kontrak, pekerja disebut kembali diminta membayar sejumlah uang yang disebut sebagai biaya administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RS Awal Bros Sebut Sudah Berganti Vendor&lt;br&gt;Menanggapi informasi tersebut, Humas RS Awal Bros Dumai, Agum Faisal, pada Sabtu membenarkan bahwa perusahaan &amp;nbsp;K sebelumnya merupakan vendor penyedia tenaga keamanan di lingkungan rumah sakit.&lt;br&gt;Pihak manajemen sudah mendengar isu mengenai dugaan pungutan tersebut. Namun, hingga kini manajemen belum menerima laporan resmi dari tenaga security terkait persoalan tersebut.&lt;br&gt;“Hal ini tentu menjadi bahan koreksi dan evaluasi bagi manajemen. Perlu kami sampaikan bahwa sejak Juli 2026, tenaga security di RS Awal Bros Dumai sudah berganti vendor dan tidak lagi menggunakan perusahaan K,” tegas Agum.&lt;br&gt;Dengan demikian, perusahaan Ktidak lagi menjadi penyedia tenaga keamanan di RS Awal Bros Dumai sejak Juli 2026.&lt;br&gt;Untuk diketahui, perusahaan K sebelumnya juga pernah mendapat sorotan terkait persoalan ketenagakerjaan.&lt;br&gt;Perusahaan ini diduga membayarkan upah pekerja di bawah ketentuan Upah Minimum Kota (UMK) Dumai, serta tidak memenuhi ketentuan pembayaran upah lembur.&lt;br&gt;Perusahaan K bahkan disebut pernah dilaporkan satu asosiasi buruh kepada Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.&lt;br&gt;Terkait persoalan di RS Awal Bros Dumai ini, Rajariau.com belum berhasil meminta konfirmasi kepada manejemen perusahaan K, hingga berita ini naik rilis.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/86627265399-img_20260830_165509.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/863/vendor-security-rs-awal-bros-dumai-diduga-tarik-uang-pelicin-manajemen-sebut-sudah-berganti-vendor</guid></item><item><title>Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sukses Gelar Berbagai Lomba</title><link>https://rajariau.com/news/detail/862/dasawisma-rt-0308-tobek-godang-sukses-gelar-berbagai-lomba</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45;&#45; Pengurus Dasawisma RT 03/RW 08 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, mengelar berbagai perlombaan, sempena HUT Kemerdekaan RI ke&#45;81, Minggu (23/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlombaan digelar di lapangan Jalan Duku Ujung, yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Bahkan sangat semarak dan meriah, serta menghadirkan suasana kekeluargaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan upacara HUT Kemerdekaan RI, yang dipimpin Ketua RT 03 Indra Gama, yang dihadiri Ketua RW 08 Agus Sutrisno, Sekretaris Mogo Irianto dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, langsung digelar berbagai perlombaan dan aktivitas yang sudah dipersiapkan oleh panitia, yang diketuai Ivana Lestari, Sekretaris Ella, Bendahara Yuliani, serta panitia lainnya,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jenis perlombaan yang dihelat, mulai estafet kelereng sendok, lomba joget kardus bola, lomba pindah bola, lomba bola pindah tangkai balon ke botol, pindah bola ke kardus, lomba PBB, lomba jalan pakai kardus, lomba syahrini jalan tutup mata, dan banyak perlombaan lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hebatnya, tidak hanya anak&#45;anak, remaja, para ibu dan warga dari berbagai kalangan, termasuk bapak&#45;bapak juga ambil bagian dalam perlombaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sorak&#45;sorai dan gelak tawa, pastinya mewarnai jalannya kegiatan, yang mencerminkan semangat gotong royong serta kekompakan warga RT 03, apalagi dipandu langsung pembawa acara kondang, Uncu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini menjadi momentum bagi warga untuk memeriahkan HUT RI, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,&quot; kata Perwakilan Dasawisma RT 03, Darmawati kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini tidak hanya semata&#45;mata untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan lancar” sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suksesnya kegiatan ini, tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia, tokoh masyarakat, plus dukungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini terbukti dari semangat masyarakat dalam mengikuti setiap kegiatan, dan menjadi bukti nilai&#45;nilai kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah lingkungan RT 03/RW 08.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentunya, peringatan HUT RI ke&#45;81 di lingkungan Dasawisma RT 03/08 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pastinya semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan semangat membangun lingkungan yang lebih baik,&quot; pintanya. (Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/36973948434-img-20260823-wa0072.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 15:44:41 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/862/dasawisma-rt-0308-tobek-godang-sukses-gelar-berbagai-lomba</guid></item><item><title>Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LHl</title><link>https://rajariau.com/news/detail/861/sahabat-lingkungan-hidup-riau-jadi-mitra-strategis-menteri-lhl</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU— Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau diharapkan menjadi mitra strategis Menteri Lingkungan Hidup RI dalam memperkuat kolaborasi menjaga dan memulihkan lingkungan di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harapan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat saat bertemu dengan Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau di VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis (20/8/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan berlangsung sekitar pukul 20.40 WIB, setelah Jumhur tiba di Pekanbaru bersama rombongan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjalankan sejumlah agenda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, hadir Tenaga Ahli Menteri Bidang Advokasi dan Penguatan Partisipasi Publik Yudi Syamhudi Sayuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan Menteri LH disambut Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan, Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., organisasi KSPSI&#45;SPTI, Sahabat Lingkungan Hidup Riau dan sejumlah pihak lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momen pertemuan semakin hangat saat Ketua Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau Muhammad Akhyar memasangkan seragam Sahabat Lingkungan Hidup kepada Menteri LH. Pemasangan seragam tersebut menjadi simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.&lt;br&gt;Jumhur mengatakan, keberadaan Sahabat Lingkungan Hidup di Riau dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja pemerintah di bidang lingkungan. Namun, kolaborasi tersebut perlu dirancang secara terorganisasi agar kegiatan yang dilakukan memiliki arah dan hasil yang jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harus dirumuskan dulu pekerjaan&#45;pekerjaan apa atau kegiatan apa yang sesuai. Kemudian dibuat organisasinya dengan baik dan ujungnya itu pasti dalam rangka pemulihan lingkungan, dalam rangka memuliakan bumi,&quot; kata Jumhur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, upaya memulihkan lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendirian. Dibutuhkan keterlibatan berbagai kelompok yang memiliki kepedulian dan tujuan yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelompok tersebut dapat berasal dari pemerintah daerah, organisasi nonpemerintah atau NGO, komunitas, masyarakat maupun kelompok lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebetulnya banyak kelompok yang punya minat yang sama. Kelompok itu bisa pemerintah daerah, bisa NGO dan juga kelompok lainnya. Itu bisa kolaborasi bareng&#45;bareng,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terhubung dengan Program Lingkungan&lt;br&gt;Jumhur juga melihat adanya peluang untuk mempertemukan berbagai sumber daya dalam mendukung kegiatan lingkungan di lapangan, termasuk melalui kelompok filantropi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan yang telah dirancang dan dikelola secara baik akan lebih mudah dikolaborasikan dengan berbagai pihak untuk mendukung aksi nyata di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk kegiatannya itu memang terorganisasi dengan baik, banyak dana&#45;dana filantropi yang bisa dikolaborasikan untuk langsung kerja di tapak, di lapangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Sahabat Lingkungan Hidup Riau diharapkan tidak hanya menjadi wadah kepedulian masyarakat, tetapi juga mampu menjadi penghubung kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi lingkungan dan berbagai pihak lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada sejumlah persoalan lingkungan yang menjadi perhatian di Riau, termasuk pengawasan terhadap pelanggaran lingkungan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sahabat Lingkungan Didorong Aktif di Lapangan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumhur berharap Sahabat Lingkungan Hidup Riau dapat aktif membantu pemerintah dalam mengawasi kondisi lingkungan. Masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran lingkungan juga diharapkan tidak ragu menyampaikannya kepada pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapannya militan, harus militan. Dan termasuk melaporkan kalau ada orang yang melanggar aturan lingkungan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan tersebut dapat disampaikan kepada pemerintah daerah maupun langsung kepada Kementerian Lingkungan Hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dinas, laporkan juga ke Jakarta (Kementerian LH), karena kan mata kita juga terbatas. Teman&#45;teman mungkin bisa dan sangat membantu,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk persoalan karhutla, Jumhur juga membuka ruang kolaborasi melalui pelatihan bagi anggota Sahabat Lingkungan Hidup. Mereka dapat dipersiapkan untuk membantu upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau ada karhutla&#45;karhutla mungkin bisa dilatih juga ini. Latihan, kan bisa, kenapa tidak,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi tersebut nantinya juga dapat melibatkan masyarakat peduli api serta Brigade Antisipasi Kebakaran Lahan yang tengah disiapkan Kementerian LH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Brigade Antisipasi Kebakaran Lahan, mungkin bisa kolaborasi juga. Karena Provinsi Riau ini kan memang potensial kebakaran lahannya,&quot; tutur Jumhur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kolaborasi yang terarah, Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau diharapkan mampu mengambil peran strategis bersama Kementerian LH dan pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan serta pemulihan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kerja bersama tersebut pada akhirnya diarahkan pada satu tujuan, yakni menjaga bumi tetap lestari dan mewujudkan misi bersama untuk memuliakan bumi.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/6166724954-img-20260820-wa0019.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/861/sahabat-lingkungan-hidup-riau-jadi-mitra-strategis-menteri-lhl</guid></item><item><title>7 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Langsung Bebas, 1.608 Dapat Remisi</title><link>https://rajariau.com/news/detail/860/7-warga-binaan-lapas-pekanbaru-langsung-bebas-1608-dapat-remisi</link><description>&lt;p&gt;di balik tembok lapas: ada warga binaan yang menunggu kesempatan untuk kembali ke masyarakat dan ada petugas yang terus menjalankan tugas membina mereka,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diketahui, remisi bukan hanya tentang berkurangnya masa hukuman. Lebih dari itu, remisi menjadi kesempatan untuk menata kembali langkah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bagi warga binaan yang masih menjalani pembinaan, kesempatan itu menjadi alasan untuk terus memperbaiki diri.&lt;br&gt;Sementara bagi 7 orang yang hari itu dinyatakan bebas, pintu lapas yang terbuka menjadi awal dari perjalanan baru—kembali ke tengah masyarakat dengan harapan bahwa masa lalu tidak menjadi penghalang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/79551678973-img_20260817_152014.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/860/7-warga-binaan-lapas-pekanbaru-langsung-bebas-1608-dapat-remisi</guid></item><item><title>PHRI Riau dan Polda Riau Minta Hotel dan Panitia Event Perkuat Manajemen Risiko</title><link>https://rajariau.com/news/detail/859/phri-riau-dan-polda-riau-minta-hotel-dan-panitia-event-perkuat-manajemen-risiko</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU– Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Riau mendorong pelaku usaha perhotelan dan penyelenggara kegiatan memperkuat manajemen risiko serta sistem pengamanan.&lt;br&gt;Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan sekaligus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan wisatawan yang berkunjung ke Riau.&lt;br&gt;Ketua PHRI Riau, Drs Nofrizal MM, mengatakan hotel merupakan salah satu objek tertentu yang memiliki aktivitas tinggi karena kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan.&lt;br&gt;“Hotel itu termasuk objek tertentu yang selama ini banyak melakukan kegiatan. Tentu setiap kegiatan itu mengandung risiko. Karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi,” ujar Nofrizal.&lt;br&gt;Pernyataan itu disampaikan setelah sosialisasi risk assessment dan pengamanan objek vital serta objek tertentu yang digelar BPD PHRI Riau bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Riau.&lt;br&gt;Menurut Nofrizal, penerapan manajemen risiko bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada tamu.&lt;br&gt;“Kalau keamanan dan kenyamanan bisa kita jaga, tentu kepercayaan wisatawan juga semakin meningkat,” katanya.&lt;br&gt;Ia juga mendorong agar standar pengamanan diterapkan pada berbagai kegiatan outdoor, tidak hanya di hotel.&lt;br&gt;“Kalau kegiatan&#45;kegiatan yang ada di luar atau outdoor juga memiliki standar pengamanan yang baik, tentu ini semakin meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap Provinsi Riau,” ujarnya.&lt;br&gt;Polda Riau Dorong Risk Assessment&lt;br&gt;Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Riau Kombes Pol Suherman Zein mengatakan setiap penyelenggara kegiatan perlu melakukan risk assessment sebelum event dilaksanakan.&lt;br&gt;Menurut dia, analisis risiko diperlukan untuk mengetahui potensi gangguan sehingga langkah pengamanan dapat disiapkan secara tepat.&lt;br&gt;“Risk assessment atau analisis risiko ini kita akan memopulerkan bagaimana suatu daerah atau suatu kegiatan yang memerlukan risk assessment untuk menilai dampak risiko yang mungkin terjadi pada saat event atau kegiatan itu diselenggarakan,” kata Suherman.&lt;br&gt;Ia menegaskan, pengamanan kegiatan memiliki landasan hukum dan tidak hanya berlaku bagi objek fisik, tetapi juga kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.&lt;br&gt;Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pacu Jalur.&lt;br&gt;“Kegiatan&#45;kegiatan yang banyak diselenggarakan oleh kabupaten&#45;kabupaten kota, khususnya kegiatan kebudayaan maupun kegiatan nasional seperti yang dalam waktu dekat ini Pacu Jalur, kita harus melakukan risk assessment seperti ini,” ujarnya.&lt;br&gt;Suherman menegaskan risk assessment bukan untuk menghambat kegiatan, melainkan memastikan potensi risiko dapat diketahui dan diantisipasi sejak awal.&lt;br&gt;“Melakukan risk assessment itu penting untuk mengetahui risiko yang mungkin terjadi sehingga langkah pengamanan dapat disiapkan dengan baik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dorong Dukungan Pembiayaan&lt;br&gt;Selain keamanan, PHRI Riau juga mendorong dukungan pembiayaan bagi pelaku sektor pariwisata.&lt;br&gt;Nlofrizal berharap perbankan, termasuk Bank BTN, dapat membantu akses pembiayaan usaha serta kepemilikan rumah bagi karyawan hotel dan pekerja sektor pariwisata.&lt;br&gt;“Kalau bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha pariwisata, tentu akan lebih baik,” ujarnya.&lt;br&gt;PHRI berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, perbankan dan pelaku usaha dapat memperkuat ekosistem pariwisata Riau.&lt;br&gt;Dengan keamanan yang terjamin dan industri yang semakin kuat, kepercayaan wisatawan diharapkan meningkat dan berdampak pada pertumbuhan pariwisata Riau.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/30203118216-img-20260811-wa0013.jpg"/><pubDate>Tue, 11 Aug 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/859/phri-riau-dan-polda-riau-minta-hotel-dan-panitia-event-perkuat-manajemen-risiko</guid></item><item><title>Sinergi dari Lapas Pekanbaru Menyemai Kepedulian untuk Riau</title><link>https://rajariau.com/news/detail/858/sinergi-dari-lapas-pekanbaru-menyemai-kepedulian-untuk-riau</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Suasana Minggu pagi, 9 Agustus 2026, di halaman Kantor Gubernur Riau mulai dipenuhi jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga berbagai elemen masyarakat.&lt;br&gt;Di tengah suasana peringatan Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau, semangat membangun daerah tidak hanya tercermin dalam rangkaian upacara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antarlembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;br&gt;Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut mengambil bagian dalam apel yang berlangsung pukul 07.30 hingga 09.00 WIB tersebut.&lt;br&gt;Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, Parlindungan H. Simanjuntak hadir dalam kegiatan ini.&lt;br&gt;Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Lapas Pekanbaru terhadap penguatan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau dan para pemangku kepentingan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Lapas Pekanbaru, sinergi bukan sekadar kehadiran dalam sebuah seremoni. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sekaligus memastikan pelayanan publik dapat berjalan semakin baik.&lt;br&gt;Pesan mengenai pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu sorotan dalam amanat Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto.&lt;br&gt;Dia menekankan pentingnya mengoptimalkan pelayanan publik sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.&lt;br&gt;Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui pengaktifan kembali fungsi sejumlah aset daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Salah satunya Stadion Utama Riau yang kembali menjadi pusat berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi provinsi.&lt;br&gt;Namun, peringatan hari jadi tahun ini tidak berhenti pada seremoni.&lt;br&gt;Di kawasan Stadion Utama Riau, semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dan lingkungan. Pemerintah Provinsi Riau menggelar penanaman 5.000 bibit pohon serta gotong royong terpadu.&lt;br&gt;Ribuan bibit yang ditanam bukan sekadar angka dalam sebuah program. Di baliknya terdapat harapan untuk menghadirkan lebih banyak ruang terbuka hijau sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.&lt;br&gt;Semangat kepedulian juga hadir melalui berbagai kegiatan sosial. Vaksinasi rabies, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga senam massal menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau.&lt;br&gt;Beragam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sebuah daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali kebutuhan masyarakat dan menghadirkan aksi nyata.&lt;br&gt;Di tengah rangkaian kegiatan itulah Lapas Pekanbaru hadir sebagai bagian dari ekosistem pembangunan di Riau.&lt;br&gt;Kehadiran Lapas Kelas IIA Pekanbaru diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Riau serta berbagai pemangku kepentingan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk mendukung program pembangunan daerah, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan kontribusi sesuai tugas dan fungsi masing&#45;masing.&lt;br&gt;Sebab, membangun Riau tidak hanya dilakukan dari ruang&#45;ruang pemerintahan. Ia juga tumbuh dari lapangan apel, kegiatan sosial, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kerja bersama berbagai institusi.&lt;br&gt;Pada usia ke&#45;69, Riau kembali diingatkan bahwa kemajuan daerah bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana setiap unsur di dalamnya bergerak bersama untuk menghadirkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat. (Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/73208053128-img_20260810_175122.jpg"/><pubDate>Sun, 09 Aug 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/858/sinergi-dari-lapas-pekanbaru-menyemai-kepedulian-untuk-riau</guid></item><item><title>Dari 2 Bulan KKN Taruna Politekip di Lapas Pekanbaru, Yuniarto: Semoga Ilmunya Bermanfaat</title><link>https://rajariau.com/news/detail/857/dari-2-bulan-kkn-taruna-politekip-di-lapas-pekanbaru-yuniarto-semoga-ilmunya-bermanfaat</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU &#45; Pagi itu, suasana di Lapas Kelas IIA Pekanbaru terasa sedikit berbeda. Di tengah rangkaian kegiatan yang biasa berlangsung di balik tembok pemasyarakatan, terselip momen perpisahan yang hangat antara para Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dengan keluarga besar lapas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Setelah dua bulan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kamis (6/8), para taruna resmi mengakhiri masa pengabdian sekaligus pembelajaran lapangan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka menuju profesi insan pemasyarakatan.&lt;br&gt;Selama dua bulan, para taruna tidak hanya hadir sebagai mahasiswa yang menjalankan kewajiban akademik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Mereka terlibat langsung dalam dinamika kehidupan di lapas, mengamati sekaligus memahami berbagai tugas pokok dan fungsi petugas pemasyarakatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pengalaman tersebut menjadi ruang belajar yang tak dapat diperoleh hanya dari bangku kuliah.&lt;br&gt;Program KKN Taruna Poltekip sendiri merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bagi para taruna, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat pelaksanaan tugas di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, rumah penyimpanan benda sitaan negara, hingga balai pemasyarakatan sebagai bekal menghadapi dunia kerja nantinya.&lt;br&gt;Sebagai ungkapan terima kasih, para taruna menyerahkan sebuah plakat kepada Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Plakat tersebut menjadi simbol apresiasi atas dukungan, bimbingan, dan kesempatan yang diberikan selama pelaksanaan KKN.&lt;br&gt;Dalam kesempatan itu, perwakilan taruna menyampaikan rasa syukur atas pengalaman yang mereka peroleh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Berinteraksi langsung dengan lingkungan pemasyarakatan memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya profesionalisme, integritas, dan nilai&#45;nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan.&lt;br&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan para taruna selama menjalankan program tersebut.&lt;br&gt;&quot;Selama dua bulan ini, kami melihat secara langsung dedikasi dan semangat Taruna Poltekip dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapas. Kehadiran mereka memberikan energi positif serta kontribusi nyata dalam kegiatan pembinaan. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal yang kuat bagi para taruna untuk menjadi insan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan humanis,&quot; harapnya.&lt;br&gt;Menurut Yuniarto, sinergi antara Poltekip dan Lapas Kelas IIA Pekanbaru diharapkan terus berlanjut, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pemasyarakatan.&lt;br&gt;Kolaborasi seperti ini dinilai penting untuk melahirkan calon petugas yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian.&lt;br&gt;Kebersamaan selama dua bulan itu akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Meski masa KKN telah usai, pengalaman yang dibangun di balik dinding lapas menjadi bekal berharga bagi para taruna—mengingatkan bahwa tugas pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan aturan, melainkan juga menghadirkan pembinaan dengan pendekatan yang humanis. (Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/52668165230-img_20260807_144936.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/857/dari-2-bulan-kkn-taruna-politekip-di-lapas-pekanbaru-yuniarto-semoga-ilmunya-bermanfaat</guid></item><item><title>Merayakan Kemerdekaan dengan Menjaga Kesehatan dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/856/merayakan-kemerdekaan-dengan-menjaga-kesehatan-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Suasana Ruang Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru tampak berbeda pada Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Di tengah semarak peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI tahun 2026, ruang yang biasanya menjadi tempat bertemunya warga binaan dengan keluarga, itu berubah menjadi pusat layanan kesehatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Satu per satu warga binaan, anggota keluarga, hingga masyarakat sekitar datang memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis.&lt;br&gt;Di setiap meja pemeriksaan, petugas kesehatan melayani peserta dengan ramah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat sesuai kebutuhan dilakukan untuk memastikan setiap peserta mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.&lt;br&gt;Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Puskesmas Sapta Taruna. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata bahwa, pelayanan kesehatan tidak hanya menyentuh warga binaan, tetapi juga keluarga mereka dan masyarakat di sekitar lapas.&lt;br&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, ikut meninjau langsung jalannya kegiatan. Menurutnya, bakti kesehatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.&lt;br&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan bagian dari semarak HUT Kemerdekaan RI ke&#45;81, sekaligus bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan dan masyarakat sekitar,&quot; kata Yuniarto di sela&#45;sela acara.&lt;br&gt;Lebih dari sekadar memberikan layanan kesehatan gratis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Melalui pemeriksaan rutin dan konsultasi medis, masyarakat diajak lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya agar berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal.&lt;br&gt;Semangat kemerdekaan yang diusung Lapas Kelas IIA Pekanbaru kali ini bukan hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan atau kegiatan seremonial.&lt;br&gt;Tapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Harapannya, kolaborasi antara Lapas Pekanbaru dan instansi kesehatan, &amp;nbsp;dapat terus terjalin, sehingga pelayanan kesehatan semakin berkualitas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat ke depannya,&quot; harapnya. (Van).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/20786294268-img_20260807_144909.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 21:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/856/merayakan-kemerdekaan-dengan-menjaga-kesehatan-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</guid></item><item><title>Menjembatani Dunia Akademik dan Pemasyarakatan, Lapas Pekanbaru Gandeng FISIP UNRI</title><link>https://rajariau.com/news/detail/855/menjembatani-dunia-akademik-dan-pemasyarakatan-lapas-pekanbaru-gandeng-fisip-unri</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Upaya membangun masa depan warga binaan, terus dilakukan Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui berbagai inovasi.&lt;br&gt;Satu di antaranya diwujudkan lewat kolaborasi dengan dunia akademik, yang diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru dalam proses pembinaan.&lt;br&gt;Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) yang berlangsung di Ruang Rapat Lapas Pekanbaru, Rabu (29/7). Kesepakatan tersebut ditandatangani&amp;nbsp;&lt;br&gt;langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP Universitas Riau, Meyzi Heriyanto.&lt;br&gt;Kerja sama ini membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari program magang mahasiswa, pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bagi kedua institusi, kemitraan ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.&lt;br&gt;Yuniarto menilai keterlibatan kalangan akademisi dapat memperkaya pendekatan pembinaan yang selama ini dijalankan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurutnya, perpaduan antara pengalaman praktis di lapangan dan kajian ilmiah akan melahirkan program&#45;program yang lebih inovatif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan.&lt;br&gt;&quot;Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi warga binaan maupun bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan pengalaman praktis di lapangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, FISIP Universitas Riau melihat kemitraan ini sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Melalui program yang dijalankan bersama Lapas, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kelas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memahami dinamika sosial secara langsung sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.&lt;br&gt;Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP Universitas Riau, Meyzi Heriyanto, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik di lapangan.&lt;br&gt;&quot;Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan Lapas,&quot; katanya.&lt;br&gt;Lebih dari sekadar kemitraan institusional, kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Ketika dunia pendidikan dan lembaga pemasyarakatan berjalan beriringan, ruang pembinaan tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang belajar, bertumbuh, dan membangun harapan baru.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/99567221698-img_20260730_145543.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 21:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/855/menjembatani-dunia-akademik-dan-pemasyarakatan-lapas-pekanbaru-gandeng-fisip-unri</guid></item><item><title>PT Praja Putra Wangsa Gelar Syukuran HUT ke&#45;7, Beri Bantuan ke Panti Asuhan</title><link>https://rajariau.com/news/detail/854/pt-praja-putra-wangsa-gelar-syukuran-hut-ke7-beri-bantuan-ke-panti-asuhan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU – PT Praja Putra Wangsa (PPW), perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan (security) dan pendidikan serta pelatihan dasar (Diklatsar), menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;7 pada Sabtu, 25 Juli 2026.&lt;br&gt;Kegiatan sakral ini digelar dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, di RM Koki Sunda Pekanbaru.&lt;br&gt;Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur PT PPW, July SM, Komisaris Firmansyah SE, Manager Irfansyah Daulay SE MM, HRD Mardian SH, serta segenap keluarga besar PT PPW.&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan, diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Harapan Jalan Sudirman, untuk menyerahkan bantuan berupa santunan dan paket sembako.&lt;br&gt;&quot;Ini sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kami kepada masyarakat, plus menjadi wujud komitmen PT PPW untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; kata Direktur PT PPW, July SM usai kegiatan.&lt;br&gt;Lebih lanjut disampaikan July, sebagai bagian dari rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama 7 tahun ini, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng, &amp;nbsp;yang menjadi simbol harapan agar PT PPW terus berkembang, semakin maju, dan memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan serta Diklatsar.&lt;br&gt;Diakui, bahwa peringatan HUT ke&#45;7 ini, bukan sekadar seremoni. Namun juga menjadi momentum, untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar perusahaan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.&lt;br&gt;&quot;Melalui kegiatan syukuran ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi di antara keluarga besar PT PPW. Di sisi lain, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak&#45;anak di panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang sudah menapaki usia 7 tahun,&quot; sebutnyq.&lt;br&gt;Tentunya dia berharap PT PPW, terus tumbuh menjadi perusahaan yang profesional, terpercaya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia usaha di Provinsi Riau. (Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/42122794052-img-20260725-wa0016.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 19:13:20 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/854/pt-praja-putra-wangsa-gelar-syukuran-hut-ke7-beri-bantuan-ke-panti-asuhan</guid></item><item><title>Peringatan HANI 2026, BNNK Pekanbaru  Apresiasi Lapas Pekanbaru Komit Berantas Narkoba</title><link>https://rajariau.com/news/detail/853/peringatan-hani-2026-bnnk-pekanbaru--apresiasi-lapas-pekanbaru-komit-berantas-narkoba</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Perang melawan narkoba tak pernah benar&#45;benar usai. Di balik setiap upaya penindakan, ada pekerjaan besar yang tak kalah penting, yakni membangun kesadaran, memperkuat kolaborasi, dan memastikan mereka yang pernah terjerat mendapat kesempatan untuk bangkit kembali.&lt;br&gt;Semangat itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di aula Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya berbagai pemangku kepentingan untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.&lt;br&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto AMd Ip SH MH, bersama unsur pimpinan instansi yang bergerak di bidang penegakan hukum dan pemberantasan narkotika di Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;Kepala BNN Kota (BNNK) Pekanbaru, Kombes Pol Dr Wawan SH MH, mengingatkan, peringatan HANI bukan sekadar agenda seremonial yang hadir setiap tahun.&lt;br&gt;Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.&lt;br&gt;&quot;Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wawan mengajak seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program P4GN di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dia juga memberikan apresiasi kepada berbagai mitra, termasuk Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yang dinilai konsisten mendukung pembinaan dan rehabilitasi warga binaan kasus narkotika.&lt;br&gt;Menurutnya, kerja sama antara BNN dan lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lapas. Harapan itu, kata dia, hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen, mulai dari aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga masyarakat, terus berjalan beriringan mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.&lt;br&gt;Komitmen tersebut juga ditegaskan Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Ia menyatakan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika melalui penguatan pengawasan, pembinaan, dan rehabilitasi di lingkungan lapas.&lt;br&gt;&quot;Kami berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Di dalam Lapas, kami terus memperkuat pengawasan, pembinaan, serta program rehabilitasi bagi warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik dan terbebas dari pengaruh narkoba,&quot; tegas Yuniarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, rehabilitasi bukan sekadar proses pembinaan, tetapi juga ikhtiar untuk mengembalikan harapan. Sebab, perang melawan narkoba tidak hanya diukur dari banyaknya barang bukti yang disita atau pelaku yang ditangkap, melainkan juga dari semakin banyaknya individu yang mampu kembali menjalani kehidupan secara produktif tanpa jerat narkotika.(Van)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/2190492692-img_20260723_165555.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/853/peringatan-hani-2026-bnnk-pekanbaru--apresiasi-lapas-pekanbaru-komit-berantas-narkoba</guid></item><item><title>Kerjasama Lapas Pekanbaru dan Distankan, Warga Binaan Diajarkan Langsung Budidaya Ayam Petelur</title><link>https://rajariau.com/news/detail/852/kerjasama-lapas-pekanbaru-dan-distankan-warga-binaan-diajarkan-langsung-budidaya-ayam-petelur</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Lapas Kelas IIA Pekanbaru, terus saja melahirkan inovasi, dan harapan baru mulai menetas untuk warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bukan hanya dari kandang&#45;kandang ayam petelur yang akan dikelola, tapi juga dari semangat para warga binaan yang tengah mempersiapkan diri menyongsong kehidupan setelah masa pidana berakhir.&lt;br&gt;Ya, suasana Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru pada Jumat (17/7) terasa berbeda. Sejumlah warga binaan tampak antusias mengikuti pembukaan Pelatihan Teknis Budidaya Ayam Petelur, sebuah program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis sekaligus membuka peluang ekonomi di masa depan.&lt;br&gt;Program tersebut menjadi buah kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada pengembangan kompetensi warga binaan di bidang peternakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Hadir dalam pembukaan kegiatan, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto,bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distankan Pekanbaru Zulpan Efendi, didampingi jajaran dokter hewan dan penyuluh yang akan mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.&lt;br&gt;Bagi Lapas Pekanbaru, pembinaan tidak hanya dimaknai sebagai proses menjalani hukuman.&lt;br&gt;Tapi juga sebagai ruang untuk membangun kembali kepercayaan diri dan kemampuan hidup. Karena itu, pelatihan budidaya ayam petelur dipilih sebagai salah satu keterampilan yang memiliki prospek usaha, sekaligus mendukung program ketahanan pangan.&lt;br&gt;&quot;Kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan serta pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan,&quot; tegas Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto.&lt;br&gt;Selama pelatihan, peserta tidak hanya dikenalkan pada teori dasar peternakan. Mereka juga akan mempelajari berbagai aspek teknis, mulai dari pemilihan bibit, manajemen pakan, perawatan kandang, pengendalian penyakit, hingga pengelolaan hasil produksi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan langsung dari dokter hewan dan penyuluh diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan.&lt;br&gt;Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distankan Pekanbaru Zulpan Efendi, keberhasilan sebuah pelatihan,tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan.&lt;br&gt;Namun dari kemampuan peserta menguasai keterampilan yang bisa menjadi modal hidup.&lt;br&gt;&quot;Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar, tetapi juga pendampingan teknis agar warga binaan benar&#45;benar memahami proses budidaya ayam petelur secara baik dan berkelanjutan. Kami berharap keterampilan ini nantinya dapat menjadi bekal usaha yang produktif setelah mereka kembali ke masyarakat,&quot; katanya.&lt;br&gt;Komitmen Distankan Pekanbaru diwujudkan melalui dukungan tenaga teknis, pendampingan, serta penguatan kapasitas peserta agar program berjalan optimal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan warga binaan membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar hasilnya benar&#45;benar memberi dampak bagi kehidupan mereka di kemudian hari.&lt;br&gt;Pada akhirnya, pelatihan budidaya ayam petelur ini bukan sekadar mengajarkan cara menghasilkan telur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Lebih dari itu, program ini menjadi simbol bahwa setiap orang berhak memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan memulai kembali.&lt;br&gt;Dari balik tembok pemasyarakatan, benih&#45;benih kemandirian terus ditanam, dengan harapan kelak tumbuh menjadi kehidupan yang lebih produktif ketika para warga binaan kembali menjadi bagian dari masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/36663124762-img_20260717_182515.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/852/kerjasama-lapas-pekanbaru-dan-distankan-warga-binaan-diajarkan-langsung-budidaya-ayam-petelur</guid></item><item><title>Momen Dirindukan, Kalapas Yuniarto Berdialog Dengan Warga Binaan</title><link>https://rajariau.com/news/detail/851/momen-dirindukan-kalapas-yuniarto-berdialog-dengan-warga-binaan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Di lorong panjang dan di balik pintu&#45;pintu besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Senin (13/7/2026), suasana pagi berlangsung sedikit berbeda.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, tidak hanya memantau dari balik meja kerja. Ia memilih menyusuri langsung blok&#45;blok hunian, menyapa warga binaan, mendengarkan cerita mereka, sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan sebagaimana mestinya.&lt;br&gt;Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Waktunya Sapa Warga Binaan (Waksabi), sebuah kegiatan yang mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun hubungan antara petugas dan warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Di dampingi jajaran pejabat struktural, Yuniarto menelusuri sejumlah kamar hunian, memperhatikan kondisi lingkungan, memeriksa kebersihan, hingga memastikan sarana dan prasarana tetap layak digunakan.&lt;br&gt;Di setiap sudut yang dikunjungi, perhatian tidak hanya tertuju pada aspek keamanan. Kebersihan lingkungan dan kedisiplinan warga binaan juga menjadi fokus utama.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurut Yuniarto, lingkungan yang bersih dan tertib merupakan fondasi penting dalam menciptakan suasana pemasyarakatan yang sehat sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan.&lt;br&gt;&quot;Bukan hanya petugas yang memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang baik. Tapi juga warga binaan. Kami ingin memastikan seluruh proses pembinaan berjalan optimal, dengan lingkungan yang bersih dan aman. Warga binaan juga harus memiliki kesadaran untuk berubah dan menjalani masa pidana dengan baik,&quot; kata Yuniarto, dikutip dari lapaspekanbaru.id.&lt;br&gt;Namun, Waksabi tidak berhenti pada kegiatan inspeksi semata. Di sela&#45;sela peninjauan, Yuniarto juga membuka ruang dialog dengan warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Berbagai aspirasi, keluhan, hingga kebutuhan mereka disampaikan secara langsung. Percakapan tersebut menjadi wadah bagi pihak lapas untuk mendengar sekaligus mengevaluasi layanan yang telah diberikan.&lt;br&gt;Melalui komunikasi yang lebih terbuka, suasana pembinaan diharapkan tidak hanya dibangun melalui aturan dan pengawasan, tetapi juga melalui kepercayaan dan kepedulian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Yuniarto turut memberikan motivasi kepada warga binaan,agar tetap optimistis menjalani masa pidana serta mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh&#45;sungguh sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Waksabi juga menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Program ini menitikberatkan pada peningkatan keamanan, kualitas layanan, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.&lt;br&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, menyapa warga binaan bukan sekadar rutinitas. Di balik setiap sapaan dan dialog yang terjalin, tersimpan harapan agar proses pembinaan berjalan lebih bermakna.&lt;br&gt;Selain itu, hubungan antara petugas dan warga binaan semakin harmonis, serta tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, dan mampu menjadi ruang bagi lahirnya perubahan positif.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/26866881171-img_20260713_222547.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/851/momen-dirindukan-kalapas-yuniarto-berdialog-dengan-warga-binaan</guid></item><item><title>Mantap! Warga Binaan Kini Bisa Beternak di Lapas Kelas IIA Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/850/mantap-warga-binaan-kini-bisa-beternak-di-lapas-kelas-iia-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; &amp;nbsp;Inovasi baru terus digagas Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kini sebuah terobosan, yakni sebuah kandang ayam petelur segera menjadi ruang belajar baru bagi para warga binaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bukan sekadar tempat beternak, tapi ruang untuk menanam keterampilan, membangun harapan, dan mempersiapkan langkah kembali ke tengah masyarakat.&lt;br&gt;Harapan itu mulai diwujudkan melalui kerja sama antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto dan Kepala Distankan Kota Pekanbaru Maisisco di ruang rapat Distankan, Rabu (8/7/2026).&lt;br&gt;Program yang disepakati berfokus pada budidaya ayam petelur di lahan produksi yang terbatas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Meski sederhana, program ini dirancang menjadi bekal nyata bagi warga binaan agar memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.&lt;br&gt;Melalui kolaborasi tersebut, Distankan akan memberikan pelatihan teknis, pendampingan, hingga penguatan kapasitas di bidang peternakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pendampingan itu diharapkan mampu menciptakan sistem budidaya yang produktif sekaligus berkelanjutan.&lt;br&gt;Bagi Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, program ini bukan sekadar aktivitas pembinaan, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.&lt;br&gt;“Program budidaya ayam petelur ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kemenimipas,” ujarnya, Kamis (10/7/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Tak hanya menghasilkan keterampilan, telur yang diproduksi nantinya juga akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi warga binaan. Dengan begitu, manfaat program ini dirasakan langsung, baik sebagai sarana pembelajaran maupun peningkatan asupan protein sehari&#45;hari.&lt;br&gt;Yuniarto menegaskan bahwa pembinaan yang diberikan di dalam lapas harus mampu menghasilkan perubahan yang nyata.&lt;br&gt;“Pembinaan kemandirian harus berorientasi pada hasil nyata. Kami ingin warga binaan memiliki bekal yang benar&#45;benar bisa diterapkan setelah bebas nanti, sehingga mereka mampu mandiri, produktif, dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Distankan Kota Pekanbaru. Kepala Distankan, Maisisco, menilai kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana sinergi antarlembaga dapat melahirkan program pembinaan yang memberi manfaat luas.&lt;br&gt;“Kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kami siap memberikan dukungan penuh melalui pelatihan dan pendampingan agar program ini berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal,” katanya.&lt;br&gt;Menurutnya, program budidaya ayam petelur tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga berdampak pada pemenuhan gizi warga binaan melalui ketersediaan sumber protein.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Baginya, inilah gambaran pembinaan yang produktif sekaligus memberi nilai tambah.&lt;br&gt;“Ini adalah contoh pembinaan yang produktif dan berdampak,” pungkasnya.&lt;br&gt;Lewat kandang ayam yang akan dibangun di balik dinding lapas, para warga binaan bukan hanya belajar memelihara ternak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk memulai lembaran baru—membawa pulang keterampilan, kepercayaan diri, dan harapan agar dapat kembali menjadi bagian yang produktif di tengah masyarakat.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/76771757599-img_20260711_230020.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/850/mantap-warga-binaan-kini-bisa-beternak-di-lapas-kelas-iia-pekanbaru</guid></item><item><title>Kalapas Yuniarto: Kesehatan Warga Binaan Prioritas</title><link>https://rajariau.com/news/detail/849/kalapas-yuniarto-kesehatan-warga-binaan-prioritas</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, perhatian terhadap kesehatan warga binaan terus menjadi bagian penting dari proses pembinaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pada Selasa (7/7/2026), Aula Sahardjo tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara bergantian dalam kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diselenggarakan Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru,bekerja sama dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru.&lt;br&gt;Program ini dikhususkan bagi warga binaan, yang memiliki riwayat maupun risiko penyakit kronis, seperti diabetes melitus dan hipertensi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sejak pagi, para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel darah dalam kondisi puasa, pengecekan kadar gula darah, hingga pemeriksaan penunjang lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Seluruh rangkaian dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau secara berkala.&lt;br&gt;Namun, Prolanis bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kesehatan. Di sela&#45;sela pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, mengendalikan penyakit kronis, serta menerapkan gaya hidup yang seimbang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bekal pengetahuan tersebut diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus promotif agar kesehatan tetap terjaga, meski menjalani masa pembinaan.&lt;br&gt;Salah seorang warga binaan,Firduas, yang mengikuti Prolanis mengaku senang. Diakui, program ini memberikan manfaat nyata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Ia mengaku kini lebih memahami kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh arahan mengenai pola makan dan kebiasaan hidup yang lebih sehat.&lt;br&gt;&quot;Saya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan rutin ini. Jadi saya bisa mengetahui kondisi kesehatan saya dan mendapatkan arahan dari petugas kesehatan tentang cara menjaga pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat,&quot; tuturnya.&lt;br&gt;Dokter senior Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, menjelaskan bahwa Prolanis menjadi salah satu upaya penting dalam mendeteksi penyakit kronis sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurutnya, pemantauan kesehatan secara berkala memungkinkan penanganan diabetes maupun hipertensi dilakukan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.&lt;br&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara berkala, sehingga penanganan terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkelanjutan juga ditegaskan Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Ia menilai kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan warga binaan.&lt;br&gt;Melalui sinergi dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru, kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Program Prolanis pun direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya deteksi dini, pengendalian penyakit kronis, sekaligus membangun kesadaran warga binaan bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi penting untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (van)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/99765325856-img_20260711_231931.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/849/kalapas-yuniarto-kesehatan-warga-binaan-prioritas</guid></item><item><title>Lantik 310 Siswa Naik Sabuk, Eagle Riau Taekwondo Siapkan Atlet Bermental Juara</title><link>https://rajariau.com/news/detail/848/lantik-310-siswa-naik-sabuk-eagle-riau-taekwondo-siapkan-atlet-bermental-juara</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU&#45; Eagle Riau Taekwondo melaksanakan pelantikan kenaikan sabuk bagi para atletnya, di GOR Tribuana Pekanbaru, Minggu (28/6) kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tagline Become Strong to Be Champions, ini rangkaian hasil ujian kenaikan sabuk yang sudah dilaksanakan 24 Juni 2026 lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Head Coach Eagle Riau Taekwondo, Master Terri Karno SPd MH menyampaikan, dalam kegiatan ini 310 siswa dinyatakan lulus 100 persen dalam ujian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para atlet ini resmi menyandang sabuk baru, sesuai dengan tingkat yang sudah dicapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, pelantikan kenaikan sabuk ini berlangsung sukses,&quot; kata Terry Karno, Rabu (1/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar gambaran, pelantikan kali ini tidak hanya menjadi seremoni kenaikan tingkat. Tapi juga diisi dengan berbagai latihan fisik dan halang rintang, yang disesuaikan dengan kategori usia peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bertujuan untuk membentuk mental yang tangguh, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat kondisi fisik, serta menanamkan semangat juara kepada seluruh siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut disebutkan, program pembinaan akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan, yang mampu meningkatkan kualitas atlet, baik dari sisi teknik maupun karakter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program&#45;program baru akan terus kami laksanakan agar para siswa memiliki mental yang kuat, disiplin yang tinggi, serta kemampuan bertanding yang semakin baik. Kami ingin mencetak atlet&#45;atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan,&quot; janjinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eagle Riau Taekwondo berkomitmen untuk terus melahirkan generasi muda berprestasi dan menjadi bagian dalam mewujudkan Generasi Emas Riau yang mampu tampil di tingkat nasional hingga internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, Eagle Riau Taekwondo berpusat di Jalan Balam Ujung, Sukajadi, Pekanbaru. Informasi pendaftaran dan kegiatan latihan dapat diperoleh melalui nomor 0813&#45;7172&#45;7470 atau 0823&#45;1991&#45;2006. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/47320283445-img-20260702-wa0027.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/848/lantik-310-siswa-naik-sabuk-eagle-riau-taekwondo-siapkan-atlet-bermental-juara</guid></item><item><title>Banteng United Pekanbaru Ngamuk Lagi, Cukur Skuad Banteng Pelalawan 5&#45;0 Jelang Soekarno Cup I 2026 U&#45;17</title><link>https://rajariau.com/news/detail/847/banteng-united-pekanbaru-ngamuk-lagi-cukur-skuad-banteng-pelalawan-50-jelang-soekarno-cup-i-2026-u17</link><description>PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Sukses menggulung Tim Rumbai FC 6&#45;0 pekan lalu, skuad Banteng United Pekanbaru, kini membusungkan dada lagi. 

Ini setelah tim asuhan Pelatih Dodi mencukur Tim Banteng Pelalawan 5&#45;0 dalam laga persahabatan, di lapangan Tiga Naga Pekanbaru, Senin petang (29/6/2026). 

Dengan hasil ini, menjadi modal berharga bagi Banteng Pekanbaru, menyambut kick&#45;off Soekarno Cup I 2026 U&#45;17 Zona Riau, 3 Juli mendatang. 

Manager Tim Banteng United Pekanbaru Robin Eduar mengaku bangga dengan torehan prestisius ini. Sebab, selain membuat mental mereka melambung, juga menjadi motivasi kuat untuk laga sebenarnya nanti. 

&quot;Tetap saja kita lakukan evaluasi sebelum kick off. Terutama yang menjadi celah kelemahan. Itu sudah kita wanti&#45;wanti ke jajaran pelatih,&quot; sebutnya. 

Disinggung mengenai target ideal pada ajang Soekarno Cup nanti, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI P Pekanbaru ini, tidak mematok target yang muluk&#45;muluk. 

Bisa bermain bagus di setiap laga, dan menjadikan setiap pertandingan itu adalah laga final, maka akan mendapatkan hasil terbaik. 

&quot;Yang pasti anak&#45;anak tak boleh jumawa. Karena pertandingan yang sesungguhnya sudah di depan mata. Tim harus siap untuk menerkam setiap lawan,&quot; sebutnya. 

Sekadar diketahui, kick&#45;off Soekarno Cup I 2026 U&#45;17 Zona Riau, 3&#45;5 Juli mendatang, di Stadion Rumbai Pekanbaru. Pesertanya dari semua kabupaten/kota di Riau, di bawah binaan masing&#45;masing DPC PDI Perjuangan se&#45;Riau. (van)</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/18060854638-img-20260702-wa0005.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/847/banteng-united-pekanbaru-ngamuk-lagi-cukur-skuad-banteng-pelalawan-50-jelang-soekarno-cup-i-2026-u17</guid></item><item><title>Ayah Wajib Hadir, Pesan Harganas yang Bergema dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru</title><link>https://rajariau.com/news/detail/846/ayah-wajib-hadir-pesan-harganas-yang-bergema-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Beragam pakaian adat Nusantara mewarnai lapangan upacara Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Senin (29/6/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Di balik seragam dan tembok pemasyarakatan, semangat kebersamaan dan pentingnya keluarga terasa begitu kuat saat seluruh jajaran pegawai memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke&#45;33.&lt;br&gt;Mengusung tema &quot;Ayah Wajib Hadir&quot;, peringatan Harganas tahun ini menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa. Bukan sekadar hadir secara fisik, seorang ayah juga diharapkan mampu memberikan perhatian, kasih sayang, dan menjadi teladan bagi anak&#45;anaknya.&lt;br&gt;Upacara berlangsung dengan khidmat dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Heru Prabowo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.&lt;br&gt;Kehadiran peserta dengan berbagai pakaian adat menghadirkan suasana penuh warna sekaligus menjadi simbol persatuan dalam keberagaman serta kuatnya nilai kekeluargaan di tengah kehidupan berbangsa.&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Keluarga Nasional, yang mengingatkan kembali bahwa keluarga menjadi titik awal lahirnya generasi berkualitas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman.&lt;br&gt;Dalam amanat tersebut, Heru Prabowo menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan tangguh.&lt;br&gt;&quot;Keluarga harus menjadi benteng utama dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan tangguh.&lt;br&gt;Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi harus hadir secara utuh dalam pengasuhan, menjadi teladan, serta membangun kedekatan emosional dengan anak,&quot; ujarnya saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.&lt;br&gt;Pesan itu semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital yang kian memengaruhi kehidupan keluarga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Orang tua diharapkan mampu mendampingi anak dalam menggunakan gawai secara bijak, sekaligus menciptakan rumah sebagai ruang yang aman, nyaman, dan sarat nilai moral.&lt;br&gt;Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, peringatan Harganas bukan hanya agenda seremonial tahunan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Momentum ini menjadi refleksi bahwa nilai&#45;nilai keluarga perlu terus dihidupkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dari lingkungan kerja hingga kehidupan di rumah, semangat saling mendukung, mengasuh, dan membangun karakter diharapkan mampu melahirkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berdaya saing.&lt;br&gt;Di balik kokohnya tembok pemasyarakatan, pesan tentang pentingnya kehadiran seorang ayah dan kuatnya ikatan keluarga kembali bergema—menjadi pengingat bahwa keluarga yang tangguh selalu berawal dari kasih sayang, kepedulian, dan kehadiran yang nyata. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/8995131984-img_20260630_220346.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/846/ayah-wajib-hadir-pesan-harganas-yang-bergema-dari-balik-tembok-lapas-pekanbaru</guid></item><item><title>Haji Tambi Terpilih Aklamasi Pimpin PKDP Riau Periode 2026&#45;2031</title><link>https://rajariau.com/news/detail/845/haji-tambi-terpilih-aklamasi-pimpin-pkdp-riau-periode-20262031</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU&#45; Muswil V Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Riau, akhirnya menetapkan H A Tambi, sebagai Ketua DPW PKDP Riau, periode 2026&#45;2031.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tambi terpilih secara aklamasi, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu (20/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tambi sendiri menggantikan posisi H Herman Nazar, yang masa periodesasinya sudah habis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terpilihnya HA Tambi secara aklamasi mencerminkan kuatnya dukungan dan kepercayaan, dari seluruh peserta Muswil, terhadap kepemimpinannya untuk menakhodai organisasi perantau Piaman terbesar di Provinsi Riau selama lima tahun ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat musyawarah. Seluruh pemegang hak suara yang hadir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, HA Tambi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, atas amanah yang diberikan kepadanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pastinya dia berkomitmen untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat silaturahmi antarwarga Piaman di perantauan, serta meningkatkan kontribusi PKDP dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama&#45;sama. Mari kita perkuat persatuan, menjaga nilai&#45;nilai budaya Piaman, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Riau,&quot; ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HA Tambi juga menegaskan bahwa kepengurusan yang akan dibentuk nantinya akan mengedepankan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan kolaborasi dengan seluruh unsur organisasi PKDP di kabupaten dan kota se&#45;Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekadar diketahui, Muswil V PKDP Riau, dibuka Kepala Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat MSi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir juga saat itu, eks Ketua PKDP Riau Herman Nazar, PKDP se&#45;Provinsi Riau, Bundo Kanduang, Gempar dan undangan lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kepala Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat MSi mengaku kagum dengan kekompakan pengurus PKDP, sebagai satu organisasi daerah yang eksis sampai sekarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;PKDP organisasi yang sudah punya banyak pengalaman, dan digawangi oleh tokoh&#45;tokoh yang hebat. Semoga ketua terpilih bisa membawa PKDP Riau lebih baik dan terus bersinergi dengan Pemprov Riau,&quot; harap Boby yang mewakili Plt Gubernur Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPW PKDP Riau, H Herman Nazar menyebutkan, sudah 28 tahun PKDP berkiprah di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, dengan pelaksanaan Muswil ke V PKDP Riau, diharapkan PKDP mampu menjadi wadah berkumpul dan bersilaturahminya warga keturunan Piaman (Pariaman) yang ada di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sudah banyak hal yang kami lakukan selama memimpin PKDP ini. Sudah saatnya regenerasi kepemimpinan kepada generasi muda. Kepada ketua terpilih, bisa melakukan konsolidasi ke&#45;12 DPD PKDP se&#45;Riau untuk semakin memperkuat konsistensi PKDP dalam menjalankan program yang menyentuh langsung bagi warga Piaman di Riau maupun bersinergi terhadap kemajuan berbagai sektor di Provinsi Riau,&quot; ucap Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Penanggungjawab SC Muswil V, Martius Busti menjelaskan, Muswil ini digelar selain memilih Ketua DPW PKDP Riau periode 2026&#45;2031, juga sebagai wadah silaturahmi warga Piaman di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tentu harapan kita, ketua terpilih bisa merangkul semua untuk bersama&#45;sama bergerak lebih maju, lebih solid dan mampu menjadi wadah pemersatu perantau Piaman yang berdaya dan bermartabat,&quot; pinta Martius. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/18338149578-img-20260622-wa0001.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 01:10:24 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/845/haji-tambi-terpilih-aklamasi-pimpin-pkdp-riau-periode-20262031</guid></item><item><title>Kalapas Pekanbaru Yuniarto Hadir Langsung Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H</title><link>https://rajariau.com/news/detail/844/kalapas-pekanbaru-yuniarto-hadir-langsung-doa-bersama-sambut-1-muharram-1448-h</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJA RIAU– Sempena Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, berbagai kegiatan rohaniah digelar Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melaksanakannya lomba Adzan, Seni Tilawah, Tahfidz, Sholat Witir, dan Tausiyah, pada malam pergantian tahun Hijriah, Senin (15/6/2026), keluarga besar Lapas Pekanbaru menggelar doa bersama di Masjid At&#45;Taubah Lapas Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan dari kamar santri dan dihadiri langsung Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum pergantian tahun Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan kepribadian, sekaligus memperkuat nilai&#45;nilai spiritual di lingkungan lapas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Lapas Yuniarto menyampaikan, pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi momen introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap seluruh warga binaan dapat mengambil makna dari pergantian tahun ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,&quot; pintanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan kebersamaan melalui doa dan makan bersama merupakan bagian penting proses pembinaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui doa dan makan bersama ini, kita ingin menumbuhkan rasa persaudaraan serta kebersamaan di antara warga binaan. Nilai&#45;nilai inilah yang akan menjadi bekal penting ketika kembali ke tengah masyarakat,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali pembacaan doa akhir tahun dan doa awal tahun, dilanjutkan muhasabah yang berlangsung khusyuk. Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yuniarto berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah serta membangun kebersamaan di antara warga binaan.(van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/8198795411-img-20260617-wa0018.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/844/kalapas-pekanbaru-yuniarto-hadir-langsung-doa-bersama-sambut-1-muharram-1448-h</guid></item><item><title>Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Islami Sambut 1 Muharram 1448 H</title><link>https://rajariau.com/news/detail/843/lapas-pekanbaru-gelar-kegiatan-islami-sambut-1-muharram-1448-h</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU– Lapas Kelas IIA Pekanbaru di bawah komando Kalapas Yuniarto, terus menggelar sejumlah kegiatan, dalam rangka memperbaiki mental warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan sempena menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H/2026 M ini, Lapas Pekanbaru menggelar serangkaian lomba bernuansa religi, yang dipusatkan di Masjid At&#45;Taubah Lapas Pekanbaru, sejak Senin (15/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya, lomba Adzan, Seni Tilawah, Tahfidz, Sholat Witir, dan Tausiyah. Kelima lomba ini sengaja dipilih karena langsung, karena menyentuh kedisiplinan ibadah, kefasihan membaca Al&#45;Quran, dan keberanian menyampaikan kebaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin pihaknya, dalam memperbaiki karakter warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehingga nantinya, mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini sangat positif. Seluruh rangkaian lomba berlangsung selama 6 hari. Materinya fokus pada pembinaan kepribadian berbasis agama,&quot; kata Yuniarto kepada wartawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri kompeten. Mereka berasal dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi Riau, Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dan Majelis Dakwah Islamiyah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penilaian ketat dilakukan agar pembinaan benar&#45;benar terukur, bukan sekadar seremonial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sekaligus sebagai sarana pembinaan karakter agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Yuniarto, 1 Muharram dimaknai sebagai awal hijrah. Hijrah itu tidak hanya untuk orang di luar, tapi juga untuk warga binaan yang ingin memperbaiki diri dari balik jeruji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu peserta lomba, Husein, mengaku kegiatan ini mengubah dirinya. Ia merasa lebih termotivasi beribadah dan memperbaiki bacaan Al&#45;Quran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya merasa senang dan termotivasi mengikuti lomba ini. Selain menambah kepercayaan diri, kegiatan ini juga membuat saya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki bacaan serta ibadah saya,” ujar Husein. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/90438519957-img-20260616-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 16 Jun 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/843/lapas-pekanbaru-gelar-kegiatan-islami-sambut-1-muharram-1448-h</guid></item><item><title>DPW PKDP Riau Gelar Muswil V 20 Juni</title><link>https://rajariau.com/news/detail/842/dpw-pkdp-riau-gelar-muswil-v-20-juni</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, RAJARIAU– DPW PKDP Provinsi Riau menjadwalkan Musyawarah Wilayah atau Muswil Sabtu (20/6/2026). Agenda utama: memilih Ketua DPW periode 2026&#45;2031untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Herman Nazar yang selama ini membangun pondasi yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi, Muswil digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, mulai pukul 08.30 WIB. Pembukaan direncanakan oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bersama Ketua Umum DPP PKDP Jhon Kennedy Azis yang juga Bupati Padang Pariaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadwalnya sudah kita susun, Insya Allah tidak berubah” papar penanggungjawab Muswil Martius Busti, Senin (15/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPW PKDP Riau menegaskan Muswil kali ini bukan sekadar pergantian pimpinan. Momentum ini diarahkan untuk alih generasi ke tokoh muda yang kompeten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menginginkan transisi alih kepemimpinan ke depan dari generasi, tokoh muda yang punya kompetensi, punya relasi bagus, punya komitmen dan integritas,” ujar Martius lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuannya jelas: memfollow up program yang sudah dibangun Herman Nazar dan membuat PKDP Riau ke depan lebih baik, lebih berkembang, dan berkesinambungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Maka Muswil kali ini merupakan momentum strategis dalam rangka alih generasi. Tentu kita tidak ingin terjadi hal&#45;hal yang kurang bagus. Tapi kita ingin benar&#45;benar terjadi secara kondusif dan muncul tokoh&#45;tokoh dari generasi baru,” lanjutnya.&lt;br&gt;Penjaringan Calon Dibuka 15 Juni &#45; 18 Juli&lt;br&gt;Penanggung jawab Muswil sekaligus panitia, Martius Busti, menyimpaikan, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPW PKDP Riau, memastikan penjaringan calon sudah resmi dibuka sejak Senin (15/6/2026) hingga Kamis (18/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditegaskannya, ada total 17 suara yang akan menentukan nasib DPW PKDP Riau, 12 suara dari DPD PKDP Kabupaten/Kota, ditambah 3 organisasi sayap, 1 suara DPW dan 1 DPP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan disampaikan Martius, yang berhak mengajukan calon hanya DPD Kabupaten/Kota se&#45;Riau. Siapapun kandidatnya itundiajukan oleh DPD, bukan perorangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Maka itu, kita menginformasikan seluas&#45;luasnya kepada masyarakat warga Riau asal Pariaman, warga PKDP. Mari kita bangun PKDP Riau ke depan lebih baik, lebih bermarwah, berkembang, dan solid,” ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panitia juga menetapkan syarat ketat untuk calon Ketua. Tentu berpengalaman berorganisasi baik internal maupun eksternal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu pernah jadi pengurus PKDP. Misalnya pernah jadi Ketua DPC, Ketua PKDP Kabupaten/Kota, pengurus DPW, atau organisasi sayap seperti Gempar dan Bundo Kanduang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semua itu ada aturan&#45;aturannya,” tegas Martius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muswil V PKDP Riau ini digawangi Ketua Herman Nazar, Sekretaris Martius Busti, dan Bendahara dr Chairul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu Steering Comite H A Tambi, UST Martius Busti, Syafrialidin, Roni Amriel dan Ir Nofrizal. Selanjutnya OC, Donny Adelino dan Fauzan. (van)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/5359728699-img-20260616-wa0007.jpg"/><pubDate>Mon, 15 Jun 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/842/dpw-pkdp-riau-gelar-muswil-v-20-juni</guid></item><item><title>Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi</title><link>https://rajariau.com/news/detail/841/tim-gabungan-tni-amankan-dua-truk-bermuatan-kayu-gelondongan-diduga-hasil-illegal-logging-di-dairi</link><description>&lt;p&gt;DAIRI, RAJARIAU– Tim gabungan dari Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) bersama Satgas Intelstrat BAIS TNI, berhasil mengamankan dua unit truk Colt Diesel, bermuatan kayu gelondongan yang diduga berasal dari aktivitas illegal logging di wilayah Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (12/6/2026) dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Arh Riyanto selaku Komandan BKI E Deninteldam I/BB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kita berhasil mengamankannya, tanpa ada perlawanan berarti,&quot; kata Kapten Arh Riyanto, kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat, terkait adanya dua unit truk Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi BL 8551 HE dan BK 8420 FO yang kerap melintas di kawasan Desa Lae Hole, dan diduga mengangkut kayu hasil pembalakan liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari laporan tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan dan pengintaian di lapangan. Dari hasil pemantauan, petugas menemukan kedua kendaraan yang dicurigai tengah melintas di Desa Lae Hole menuju Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 01.20 WIB, tim kemudian menghentikan kedua truk tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Saat dimintai keterangan, para sopir mengakui bahwa muatan kendaraan yang mereka bawa berupa kayu gelondongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan sekitar 30 batang kayu gelondongan dengan panjang rata&#45;rata sekitar 4,8 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keterangan awal yang kita peroleh dari para sopir, kayu gelondongan itumilik seseorang berinisial S.T. yang berdomisili di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, tim gabungan membawa kedua sopir beserta barang bukti menuju Polda Sumut di Kota Medan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, kedua sopir dan seluruh barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sumut, guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pastinya kasus ini masih didalami, terutamaasal&#45;usul kayu gelondongan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Karena praktik illegal logging ini sudah merusak kawasan hutan di wilayah Sumut,&quot; terang Kapten Arh Riyanto lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dipastikan, aparat di Sumut akan komit dalam memberantas aktivitas pembalakan liar, dan menjaga kelestarian lingkungan. (rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://rajariau.com/assets//berita/original/49614641951-img-20260613-wa0012.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://rajariau.com/news/detail/841/tim-gabungan-tni-amankan-dua-truk-bermuatan-kayu-gelondongan-diduga-hasil-illegal-logging-di-dairi</guid></item></channel></rss>