MANTAP! Lapas Kelas II A Pekanbaru Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Ahad, 26 April 2026

Foto: Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto

PEKANBARU, RAJARIAU- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya, dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berintegritas.

Ini ditunjukkan melalui partisipasi dalam Apel Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta deklarasi bersama yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Selasa (21/04/2026) pekan lalu.

Acara ini dipusatkan di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, dipimpin langsung Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar.

Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar menjelaskan, apel ikrar tersebut menjadi bentuk nyata komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan, dalam memberantas peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik pungli di dalam lapas dan rutan.

"Dalam kegiatan kami ini juga diiringi penandatanganan deklarasi bersama sebagai simbol tekad kolektif menjaga integritas," tegas Maizar kepada wartawan. 

Sekadar gambaran, dalam kegiatan itu hadir Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran pejabat struktural, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau,  unsur Forkopimda, mulai Kapolsek Rumbai Barat, Danramil 0301-08 Rumbai Barat, dan Kepala BNN Kota Pekanbaru.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret yang harus dijalankan secara konsisten.

“Ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar. Komitmen ini harus terus dijaga dan diimplementasikan,” sebutnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula pemusnahan barang bukti hasil razia, berupa barang-barang terlarang yang diamankan dari dalam Lapas dan Rutan.

Langkah ini menjadi simbol keseriusan dalam memutus rantai peredaran barang ilegal, di lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui kegiatan ini menegaskan komitmen tinggi, untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi, meningkatkan integritas petugas.

Termasuk juga mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, akuntabel dan transparan. (van)