Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga

Rabu, 10 Juni 2026

JAKARTA, RAJA RIAU- Di era transformasi digital yang semakin masif, integrasi antarsistem dan aplikasi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.

Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat tantangan keamanan siber yang perlu mendapat perhatian, terutama yang berasal dari vendor maupun pihak ketiga (third-party integration).

Saat ini, banyak organisasi mengandalkan berbagai platform eksternal untuk mendukung aktivitas bisnisnya, mulai dari layanan cloud, sistem pembayaran, aplikasi kolaborasi, hingga platform manajemen data.

Keterhubungan yang semakin luas tersebut menciptakan ekosistem digital yang kompleks, sehingga setiap celah keamanan pada salah satu pihak berpotensi memengaruhi keseluruhan sistem yang terintegrasi.

Sebagai perusahaan yang memiliki kapabilitas di bidang keamanan dan teknologi, PT Nawakara Perkasa Nusantara melihat bahwa keamanan platform integrasi perlu menjadi bagian penting dari strategi manajemen risiko digital perusahaan.

Tidak hanya berfokus pada perlindungan sistem internal, organisasi juga perlu memastikan bahwa setiap integrasi dengan vendor dan mitra bisnis telah memenuhi standar keamanan yang memadai.

Teguh Prabowo, Product Solution Division Head Nawakara, menjelaskan bahwa ancaman siber saat ini semakin berkembang dan sering kali memanfaatkan rantai pasok digital sebagai titik masuk serangan.

"Seiring meningkatnya kebutuhan integrasi antarpelatform, perusahaan perlu memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap risiko yang berasal dari pihak ketiga. Keamanan tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab tim internal, tetapi juga harus mencakup pengelolaan risiko pada seluruh ekosistem digital yang terhubung dengan organisasi," ujar Teguh.

Menurutnya, pendekatan keamanan yang efektif tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga mencakup tata kelola, proses evaluasi vendor, pengawasan akses, serta pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas integrasi yang sedang berlangsung.

Melalui layanan keamanan siber dan solusi teknologi yang dimiliki, Nawakara mendukung organisasi dalam membangun ketahanan digital yang lebih kuat melalui berbagai pendekatan, seperti security assessment, risk management, security monitoring, hingga konsultasi untuk memperkuat tata kelola keamanan informasi. Upaya tersebut bertujuan membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko sejak dini sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Di tengah percepatan digitalisasi di berbagai sektor industri, penguatan keamanan platform integrasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis, melindungi data, serta membangun kepercayaan di antara seluruh pemangku kepentingan.

Dengan mengedepankan pendekatan preventif dan kolaboratif, Nawakara berkomitmen untuk terus mendukung organisasi dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. (rilis)