Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Islami Sambut 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026

Foto: Peserta lomba azan Lapas Pekanbaru sambut 1 Muharram 1448 H. foto Lapas for RR

PEKANBARU, RAJARIAU– Lapas Kelas IIA Pekanbaru di bawah komando Kalapas Yuniarto, terus menggelar sejumlah kegiatan, dalam rangka memperbaiki mental warga binaan.

Bahkan sempena menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H/2026 M ini, Lapas Pekanbaru menggelar serangkaian lomba bernuansa religi, yang dipusatkan di Masjid At-Taubah Lapas Pekanbaru, sejak Senin (15/6).

Di antaranya, lomba Adzan, Seni Tilawah, Tahfidz, Sholat Witir, dan Tausiyah. Kelima lomba ini sengaja dipilih karena langsung, karena menyentuh kedisiplinan ibadah, kefasihan membaca Al-Quran, dan keberanian menyampaikan kebaikan.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin pihaknya, dalam memperbaiki karakter warga binaan.

Sehingga nantinya, mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

"Ini sangat positif. Seluruh rangkaian lomba berlangsung selama 6 hari. Materinya fokus pada pembinaan kepribadian berbasis agama," kata Yuniarto kepada wartawan. 
Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri kompeten. Mereka berasal dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi Riau, Kementerian Agama Kota Pekanbaru, dan Majelis Dakwah Islamiyah Kota Pekanbaru.

Penilaian ketat dilakukan agar pembinaan benar-benar terukur, bukan sekadar seremonial.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sekaligus sebagai sarana pembinaan karakter agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” sebutnya.

Menurut Yuniarto, 1 Muharram dimaknai sebagai awal hijrah. Hijrah itu tidak hanya untuk orang di luar, tapi juga untuk warga binaan yang ingin memperbaiki diri dari balik jeruji.

Salah satu peserta lomba, Husein, mengaku kegiatan ini mengubah dirinya. Ia merasa lebih termotivasi beribadah dan memperbaiki bacaan Al-Quran.

“Saya merasa senang dan termotivasi mengikuti lomba ini. Selain menambah kepercayaan diri, kegiatan ini juga membuat saya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki bacaan serta ibadah saya,” ujar Husein. (van)