Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Saat Sinergi Menjadi Harapan Melawan Ancaman Narkoba
Peringatan HANI 2026, BNNK Pekanbaru Apresiasi Lapas Pekanbaru Komit Berantas Narkoba
PEKANBARU, RAJARIAU- Perang melawan narkoba tak pernah benar-benar usai. Di balik setiap upaya penindakan, ada pekerjaan besar yang tak kalah penting, yakni membangun kesadaran, memperkuat kolaborasi, dan memastikan mereka yang pernah terjerat mendapat kesempatan untuk bangkit kembali.
Semangat itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di aula Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya berbagai pemangku kepentingan untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto AMd Ip SH MH, bersama unsur pimpinan instansi yang bergerak di bidang penegakan hukum dan pemberantasan narkotika di Kota Pekanbaru.
Kepala BNN Kota (BNNK) Pekanbaru, Kombes Pol Dr Wawan SH MH, mengingatkan, peringatan HANI bukan sekadar agenda seremonial yang hadir setiap tahun.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
"Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif," ujarnya.
Wawan mengajak seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program P4GN di Kota Pekanbaru.
Dia juga memberikan apresiasi kepada berbagai mitra, termasuk Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yang dinilai konsisten mendukung pembinaan dan rehabilitasi warga binaan kasus narkotika.
Menurutnya, kerja sama antara BNN dan lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lapas. Harapan itu, kata dia, hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen, mulai dari aparat penegak hukum, instansi pemerintah, hingga masyarakat, terus berjalan beriringan mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.
Komitmen tersebut juga ditegaskan Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Ia menyatakan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika melalui penguatan pengawasan, pembinaan, dan rehabilitasi di lingkungan lapas.
"Kami berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Di dalam Lapas, kami terus memperkuat pengawasan, pembinaan, serta program rehabilitasi bagi warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik dan terbebas dari pengaruh narkoba," tegas Yuniarto.
Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, rehabilitasi bukan sekadar proses pembinaan, tetapi juga ikhtiar untuk mengembalikan harapan. Sebab, perang melawan narkoba tidak hanya diukur dari banyaknya barang bukti yang disita atau pelaku yang ditangkap, melainkan juga dari semakin banyaknya individu yang mampu kembali menjalani kehidupan secara produktif tanpa jerat narkotika.(Van)
Mantap! Warga Binaan Kini Bisa Beternak di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Inovasi baru terus digagas Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kini sebuah ter.
Kalapas Yuniarto: Kesehatan Warga Binaan Prioritas
PEKANBARU, RAJA RIAU- Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, perhatian terhadap keseha.
Ayah Wajib Hadir, Pesan Harganas yang Bergema dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Beragam pakaian adat Nusantara mewarnai lapangan upacara Lapas Kelas IIA Pe.
Kalapas Pekanbaru Yuniarto Hadir Langsung Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H
PEKANBARU, RAJA RIAU– Sempena Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, berbagai kegiatan rohaniah di.
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Islami Sambut 1 Muharram 1448 H
PEKANBARU, RAJARIAU– Lapas Kelas IIA Pekanbaru di bawah komando Kalapas Yuniarto, terus menggel.
P4 Pekanbaru Turun ke Lapangan Beri Edukasi ke Jukir Semua Zona Pekanbaru
PEKANBARU, RAJARIAU- Perkumpulan Pengelola Parkir Pekanbaru (P4), kembali membuktikan keber.








