Kanal

Lapas Pekanbaru Perkuat Komitmen Pembinaan Humanis, Menuju Pemasyarakatan yang Semakin Maju

PEKANBARU, RAJARIAU- Poses pembinaan di Lapas tidak hanya berbicara tentang menjalani masa pidana. 
Ada harapan tentang perubahan, kesempatan untuk memperbaiki diri, serta masa depan yang lebih baik bagi setiap warga binaan.
Semangat itulah yang terus diperkuat jajaran Pemasyarakatan. Salah satunya melalui penguatan koordinasi dan penyelarasan program pembinaan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Pada Selasa (6/10/2027) lalu, Ditjenpas menggelar Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) serta Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti jajaran Pemasyarakatan dari berbagai daerah.
Dari Riau, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan jajaran pimpinan, mengikuti kegiatan dari Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.
Sementara itu, para pejabat struktural Lapas Kelas IIA Pekanbaru turut mengikuti rapat secara virtual dari Aula Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Rapat tersebut dipimpin langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Bagi Eko Ari Wibowo, forum tersebut bukan sekadar agenda koordinasi rutin. Lebih dari itu, rapat menjadi ruang untuk menyatukan persepsi dan memastikan setiap kebijakan yang dirumuskan di tingkat pusat dapat diterjemahkan secara nyata hingga ke satuan kerja.
Menurutnya, penguatan koordinasi menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan berjalan searah.
"Pastinya, semua arahan yang diterima dalam rapat kemarin, akan segera diterapkan di Lapas Pekanbaru. Tujuannya, agar seluruh program kerja yang dijalankan oleh kementerian, segera diaplikasikan di Lapas Pekanbaru," ujar Eko Ari Wibowo.
Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk terus menyelaraskan langkah dengan kebijakan pimpinan pusat. Terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat integritas jajaran Pemasyarakatan.

Di titik inilah pembinaan warga binaan menjadi bagian penting. Sebab, keberhasilan Pemasyarakatan tidak semata diukur dari bagaimana warga binaan menjalani masa pidananya, tetapi juga dari seberapa jauh proses pembinaan mampu mendorong lahirnya perubahan positif.
Karena itu, pembinaan diharapkan semakin mengedepankan pendekatan yang humanis dan produktif. Warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.
"Muaranya, menghadirkan pembinaan warga binaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada perubahan positif demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju," katanya.
Bagi jajaran Lapas Pekanbaru, semangat tersebut kemudian diterjemahkan dalam satu tekad: bekerja dalam satu arah, satu komitmen, dan satu langkah.
"Semangat satu arah, satu komitmen, dan satu langkah, kami Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal," tambah Eko.
Komitmen itu sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan Pemasyarakatan memiliki dimensi yang lebih luas. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk memberikan pelayanan secara profesional, memperlakukan warga binaan secara humanis, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lapas Pekanbaru pun menegaskan akan terus menjalankan tugas Pemasyarakatan dengan prinsip tersebut.
"Pastinya kami ingin bersama-sama mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju pula," papar Eko.
Dari ruang rapat virtual hingga pelaksanaan tugas sehari-hari di balik tembok Lapas, pesan yang dibawa tetap sama: 
Pembinaan harus terus bergerak menuju perubahan. Sebuah proses yang tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi bermuara pada harapan agar warga binaan mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. (rls/LP)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER