• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Advertorial
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Property
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • More
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Daerah
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Advertorial
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Property
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Dibaca : 3577 Kali
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Dibaca : 4857 Kali
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Dibaca : 4132 Kali
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Dibaca : 4217 Kali
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Dibaca : 4054 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

AKAN DIARAHKAN KEMANA KEAHLIAN PENYAKIT DALAM (Internis) KEDOKTERAN INDONESIA?

Redaksi

Ahad, 29 Desember 2024 17:30:00 WIB
Cetak
AKAN DIARAHKAN KEMANA KEAHLIAN PENYAKIT DALAM (Internis) KEDOKTERAN INDONESIA?
dr. Arnaldo Eka Putra. Sp.PD.

Oleh: dr. Arnaldo Eka Putra. Sp.PD.
(Anggota Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia Provinsi Riau)

Kegundahan yang saat ini jamak mendera rekan sejawat dokter ahli Penyakit Dalam (internis) di Indonesia adalah, terkait dengan arah dari keberlanjutan peran dan fungsi Dokter Internis, yang berada di bawah naungan Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

Ini menjadi satu-satunya Organisasi kolegium Internis, yang apabila mau secara jujur mengakui, bahwa saat ini dapat dikatakan sedang tertinggal apabila dibandingkan dengan spesialisasi lainnya.
Mengapa demikian?

Dewasa ini, tuntutan zaman dengan semakin majunya teknologi dan semakin majunya peradaban manusia, membuat semua bidang keilmuan kedokteran berlomba-lomba untuk merubah diri, berpacu untuk berkembang dan melakukan penyesuaian dengan perubahan dunia medis yang sangat cepat. 

Sayangnya, hal ini belum menyentuh keahlian Internis di Indonesia, yang ditandai dengan kurang progresifnya penambahan dokter Sub Spesialis di Keilmuan Internis, bahkan cenderung stagnan dan melambat apabila dibandingkan kolegium Jantung, Neurologi dan lainnya.

Kondisi perlambatan/ketertinggalan dalam Kolegium Penyakit Dalam (internist) di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Adanya kecenderungan dari beberapa senior Internis yang karena keahlian, pengalaman dan kewenangan yang dimilikinya cenderung merasa selalu benar sendiri, tidak dapat beradaptasi dengan perubahan dan merasa gengsi untuk mengadopsi perkembangan dunia medis yang berjalan sangat cepat.

2. Ego yang dimunculkan selalu berpegangan argumentasi menghasilkan Sub Spesialis yang kualitas tinggi, yang pada akhirnya menjadi belenggu bagi kolega-kolega dokter Internis, untuk dapat berkembang bersama dalam mengembangkan keilmuan Internis yang dimiliki.  
Pada akhirnya, apa bila mau jujur sebenarnya dibalik semua argumentasi itu adalah tidak lain hanya bertujuan memiliki Hak Monopoli dalam Keilmuan Internis yang ujung-ujungnya bermotif materi.
3. Kondisi realita di tengah masyarakat saat ini, yang sangat membutuhkan banyak dokter Sub Spesialis di kecabangan ilmu Penyakit Dalam yang sangat besar, tidak diimbangi dengan pertumbuhan (penambahan) dokter dengan kualifikasi Sub Spesialis yang dapat mencukupi perifer di wilayah Indonesia. Padahal di satu sisi pemerintah pusat (Kemenkes) sangat bersemangat mendorong Keilmuan Internis untuk berkembang, atas dasar tuntutan kebutuhan yang sudah sangat mendesak. 

Kemenkes melalui perencanaan yang dibuat berkeinginan agar di tiap kabupaten/kota terdapat konsultan di bidang penyakit dalam (Ginjal Hipertensi, Endokrin, Hemato Onkologi Medik, dll). Namun hingga saat ini keinginan tersebut belum dapat terwujud.

4. Hingga saat ini organisasi yang menaungi ahli penyakit dalam di Indonesia (PAPDI), masih tidak bergeming dengan tuntutan kebutuhan masyarakat, dan tuntutan keilmuan dari cabang Internis untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi dokter-dokter ahli penyakit dalam yang berkeinginan menambah ilmu Sub Spesialis yang ada. 
Sehingga rasio antara jumlah pasien, dengan dokter sub spesialis menjadi tidak berimbang.   Padahal di satu sisi Pemerintah berdasarkan Undang-Undang memiliki kewajiban melengkapi Rumah Sakit didaerah daerah (Kabupaten/Kota) dengan dokter-dokter Sub Spesialis di bidang Internis.

Solusi yang harus ditempuh dalam mengatasi kekurangan dokter Sub Spesialis di bidang Internis adalah :

1. Pemerintah harus secara  tegas memberikan target kepada Organisasi PAPDI (mandatory), untuk mulai membuka kesempatan seluas-luasnya kepada dokter Spesialis Internis di Indonesia, untuk mengikuti pendidikan  Sub Spesialis. Tujuannya dapat menghasilkan dokter Sub Spesialis yang akan mengisi seluruh Rumah Sakit pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

2. Organisasi Profesi (PAPDI) harus mereformasi diri dengan berpatokan pada Program Pemerintah  (Asta Cita ke 4: Memperkuat pembangunan SDM, sain, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan jender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas) yang didasarkan pada kebutuhan Nasional akan dokter Sub Spesialis yang harus diutamakan.
Seperti pendapat orang bijak: Perubahan adalah satu-satunya hal yang pasti.  Tumbuh berarti berubah, dan bila takut berubah berarti takut pada kehidupan.  Semoga bermanfaat. ***


Ikuti Rajariau.com


Rajariau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Aktivis: Periksa Oknum Direksi Agrinas atau Bubarkan Satgas PKH!

Kamis, 10 September 2026 - 21:30:00 WIB

PEKANBARU , RAJARIAU- Sekelompok aktivis menuntut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas P.

Nasional

Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:05:37 WIB

JAKARTA, RAJA RIAU- Di era transformasi digital yang semakin masif, integrasi antarsistem dan apl.

Nasional

Di Singapura, Nawakara Dorong Kesiapan Indonesia Hadapi Era AI

Jumat, 08 Mei 2026 - 14:30:00 WIB

PEKANBARU, RAJARIAU- Transformasi industri berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan .

Nasional

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan 1.890 Personel dan 49 Posko Kelistrikan di Riau dan Kepri

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:00:00 WIB

PEKANBARU, RAJARIAU –Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, ketika masyarakat bersiap menyambut mal.

Nasional

PLN UID Riau dan Kepri Siaga Amankan Pasokan Listrik

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:09:56 WIB

PEKANBARU, RAJARIAU-  Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, aktivitas masyarakat di Kota Pekanb.

Nasional

Nawakara Perkuat Keamanan Korporasi melalui Sistem Terintegrasi Real Time

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU, RAJARIAU– Kebutuhan keamanan korporasi saat ini menuntut respons yang cepat, terukur.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
TANSATI Dampingi Penuh PT PIR Secara Pro Bono
11 September 2026
Aktivis: Periksa Oknum Direksi Agrinas atau Bubarkan Satgas PKH!
10 September 2026
Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
30 Agustus 2026
Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sukses Gelar Berbagai Lomba
23 Agustus 2026
Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LHl
21 Agustus 2026
7 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Langsung Bebas, 1.608 Dapat Remisi
17 Agustus 2026
PHRI Riau dan Polda Riau Minta Hotel dan Panitia Event Perkuat Manajemen Risiko
11 Agustus 2026
Sinergi dari Lapas Pekanbaru Menyemai Kepedulian untuk Riau
09 Agustus 2026
Dari 2 Bulan KKN Taruna Politekip di Lapas Pekanbaru, Yuniarto: Semoga Ilmunya Bermanfaat
06 Agustus 2026
Merayakan Kemerdekaan dengan Menjaga Kesehatan dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru
06 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sukses Gelar Berbagai Lomba
  • 2 PT Praja Putra Wangsa Gelar Syukuran HUT ke-7, Beri Bantuan ke Panti Asuhan
  • 3 Momen Dirindukan, Kalapas Yuniarto Berdialog Dengan Warga Binaan
  • 4 Lantik 310 Siswa Naik Sabuk, Eagle Riau Taekwondo Siapkan Atlet Bermental Juara
  • 5 Banteng United Pekanbaru Ngamuk Lagi, Cukur Skuad Banteng Pelalawan 5-0 Jelang Soekarno Cup I 2026 U-17
  • 6 Haji Tambi Terpilih Aklamasi Pimpin PKDP Riau Periode 2026-2031
  • 7 Kalapas Pekanbaru Yuniarto Hadir Langsung Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H

PT Raja Putra Media
Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru, Riau – Indonesia , Phone. 081267820355
Email: redaksirajariau@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Rajariau.com