Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Nasib Malang Warga Limbungan Baru Rumbai
Sudah 2 Bulan Lebih tak Dialiri Air PDAM, DPRD Minta Ini ke Manajemen PDAM
PEKANBARU, RAJARIAU- Nasib malang kini menimpa warga Limbungan Baru, Rumbai, Pekanbaru. Ternyata, ratusan kepala keluarga (KK) di daerah tersebut, sudah 2 bulan tak dialiri air PDAM.
Kondisi ini lebih miris lagi, saat warga melaporkan ikhwal ini ke manajemen PDAM, tidak direspon serius. Alasannya mesin pompa kurang, namun tak kunjung ditambah pompa yang dimaksud.
Persoalan ini sudah dilaporkan warga ke DPRD Pekanbaru, berharap segera ditangani dan dipasang pompa baru.
Nurmantias, warga Jalan Bahagia RW 04 Limbungan Baru, Rumbai kepada wartawan, Selasa (30/4/2024) menjelaskan, karena PDAM tak kunjung mengaliri air, warga terpaksa meminta air dengan tetangganya.
"Sekarang terpaksa ngambil air tetangga, pakai slang. Ini sudah berlangsung sebelum Bulan Puasa kemarin," aku Nurmantias.
Nurmantias mengaku, sudah menjadi langganan PDAM sejak tahun 2005 lalu. Sementara warga lainnya juga hampir sama, sudah lama menjadi langganan PDAM. Banyak kendala dan keluhan selama menjadi langganan PDAM.
Namun tidak ada jalan lain, selain mengharapkan air dari PDAM.
"Saat ini kami sangat berharap, agar PDAM mengaliri airnya lagi. Tak mungkin lama-lama kami minta air ke tetangga. Kami berharap Pemko Pekanbaru merespon keluhan ratusan masyarakat Limbungan Baru ini," harapnya.
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Firmansyah Lc menegaskan, bahwa keluhan ratusan masyarakat ini harus ditangani PDAM. Sebab, dampaknya sangat banyak, jika dibiarkan berlarut-larut.
"Saya juga sudah menerima laporan masyarakat ini langsung. Bahkan saya sudah hubungi Direktur PDAM Pekanbaru. Namun tidak respon juga sampai sekarang," tegas Politisi PKS asal Dapil Rumbai ini.
Komisi IV DPRD Pekanbaru selaku mitra kerja PDAM Pekanbaru, tidak akan tinggal diam terkait kasus ini. Bahkan Komisi IV segera mengagendakan memanggil manajemen PDAM, untuk digelar hearing membahas persoalan ini, plus rencana PDAM ini ke depan.
"Kami berharap, segera dipasang pompa baru atau pipa baru, jika dibutuhkan. Jangan biarkan masyarakat susah, apalagi kebutuhan air itu vital. Coba kondisinya dibalikkan, rumah direktur atau pun manajemen PDAM tak ada air," katanya memberikan perbandingan. (AYU)
Menjembatani Dunia Akademik dan Pemasyarakatan, Lapas Pekanbaru Gandeng FISIP UNRI
PEKANBARU, RAJARIAU- Upaya membangun masa depan warga binaan, terus dilakukan Lapas Kelas IIA Pek.
Peringatan HANI 2026, BNNK Pekanbaru Apresiasi Lapas Pekanbaru Komit Berantas Narkoba
PEKANBARU, RAJARIAU- Perang melawan narkoba tak pernah benar-benar usai. Di balik setiap upaya pe.
Mantap! Warga Binaan Kini Bisa Beternak di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Inovasi baru terus digagas Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kini sebuah ter.
Kalapas Yuniarto: Kesehatan Warga Binaan Prioritas
PEKANBARU, RAJA RIAU- Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, perhatian terhadap keseha.
Ayah Wajib Hadir, Pesan Harganas yang Bergema dari Balik Tembok Lapas Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Beragam pakaian adat Nusantara mewarnai lapangan upacara Lapas Kelas IIA Pe.
Kalapas Pekanbaru Yuniarto Hadir Langsung Doa Bersama Sambut 1 Muharram 1448 H
PEKANBARU, RAJA RIAU– Sempena Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, berbagai kegiatan rohaniah di.








