Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Ombudsman Sambangi Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Kalapas Eko Ari Wibowo Sebut Masukan Ombudsman Pekanbaru Saran Berharga
PEKANBARU, RAJARIAU – Pelayanan publik yang baik bukan sekadar tentang menjalankan prosedur dan memenuhi standar.
Lebih dari itu, pelayanan juga membutuhkan keterbukaan untuk mendengar, menerima kritik, serta berbenah demi memberikan hak-hak masyarakat secara maksimal.
Semangat itulah yang mewarnai kunjungan Ombudsman Pekanbaru ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru, kemarin.
Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog sekaligus kesempatan untuk menyerap aspirasi terkait penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam audiensi tersebut, berbagai masukan dan pengalaman digali secara langsung. Tidak hanya dari petugas, tetapi juga dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan keluarga mereka sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan layanan lapas.
Berbagai aspek menjadi perhatian dalam pertemuan itu. Mulai dari keterbukaan informasi, mekanisme penyampaian pengaduan, hingga pemenuhan hak-hak warga binaan dan keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, kesempatan ini bukan sekadar agenda kunjungan kelembagaan.
Lebih dari itu, audiensi bersama Ombudsman menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana pelayanan telah berjalan dan bagian mana yang masih perlu dibenahi.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, menyebutkan, setiap aspirasi, kritik, dan saran yang disampaikan merupakan bahan evaluasi yang sangat berarti bagi peningkatan kualitas pelayanan.
“Bagi kami, setiap aspirasi, kritik, dan saran yang disampaikan merupakan masukan yang sangat berharga untuk melakukan perbaikan," ujar Eko Ari Wibowo.
Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan dari berbagai pihak merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas.
Sebab, pelayanan yang berkualitas tidak hanya diukur dari apa yang telah dilakukan, tetapi juga dari kesediaan untuk terus memperbaiki kekurangan.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan secara transparan, profesional, dan akuntabel. Termasuk memastikan hak-hak warga binaan maupun keluarga tetap terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara transparan, profesional, dan akuntabel, serta memastikan hak-hak warga binaan dan keluarga tetap terpenuhi sesuai dengan aturan,” tambahnya.
Dalam konteks pelayanan publik, pengawasan dari pihak eksternal seperti Ombudsman memiliki peran penting. Kehadiran lembaga pengawas ini diharapkan dapat memberikan perspektif lain sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan.
Eko pun berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai agenda audiensi semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan di lingkungan lapas.
“Kami sangat berharap kehadiran Ombudsman dalam kegiatan ini bisa memperkuat pengawasan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memastikan setiap pelayanan berjalan sesuai standar dan prosedur yang sudah ditetapkan,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari berbagai pihak.
Aspirasi petugas, warga binaan, maupun keluarga akan menjadi perhatian dalam upaya melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Sebab, pada akhirnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang bagaimana sebuah institusi bekerja, melainkan juga tentang bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari pelayanan tersebut. Dan bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, proses untuk menjadi lebih baik itu dimulai dengan kesediaan untuk mendengar. (Van)
Merajut Hidayah di Balik Jeruji, Tausiah UAS Gugah Hati 1.900 Warga Binaan Lapas Pekanbaru
PEKANBARU, RAJARIAU- Suasana haru dan khidmat menyelimuti lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Razia Malam Tim Gabungan di Balik Tembok Lapas Kelas IIA Pekanbaru
PEKANBARU, RAJARIAU- Malam mulai turun ketika aktivitas di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, belum benar.
Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sukses Gelar Berbagai Lomba
PEKANBARU, RAJARIAU-- Pengurus Dasawisma RT 03/RW 08 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya.
Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LHl
PEKANBARU, RAJARIAU— Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau diharapkan menjadi mitra strategis .
7 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Langsung Bebas, 1.608 Dapat Remisi
di balik tembok lapas: ada warga binaan yang menunggu kesempatan untuk kembali ke masyarakat dan .
Dari 2 Bulan KKN Taruna Politekip di Lapas Pekanbaru, Yuniarto: Semoga Ilmunya Bermanfaat
PEKANBARU, RAJA RIAU - Pagi itu, suasana di Lapas Kelas IIA Pekanbaru terasa sedikit berbeda. Di .








