Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Saat Apel Senin Pagi
Di Depan Bawahan, Kalapas Pekanbaru Wanti-wanti Soal Disiplin dan Sinergitas Kerja
PEKANBARU, RAJA RIAU– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, solid, dan berorientasi pada pelayanan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak bekerja secara parsial, melainkan memperkuat koordinasi lintas bidang demi mendukung optimalisasi tugas pemasyarakatan.
Pesan tersebut disampaikan Yuniarto saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin (8/6). Kegiatan itu diikuti pejabat struktural, staf, dan seluruh pegawai Lapas Pekanbaru.
Dalam arahannya, Yuniarto menekankan bahwa integritas dan disiplin kerja harus menjadi fondasi utama setiap pegawai. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan sejalan dengan tuntutan profesionalisme di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata. Sebaliknya, capaian kinerja akan lebih mudah diraih jika seluruh bagian mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang kuat.
“Setiap seksi memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya organisasi. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Seluruh bagian harus saling mendukung dan berkoordinasi agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal,” tegas Yuniarto.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan berbagai peristiwa yang terjadi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lain sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Yuniarto menegaskan, apel pagi tidak boleh dipandang sekadar agenda rutin. Lebih dari itu, apel merupakan sarana membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh jajaran memahami arah kebijakan organisasi.
“Jadikan setiap pengalaman yang terjadi di UPT lain sebagai pelajaran berharga. Dengan begitu, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi permasalahan dan memastikan Lapas Pekanbaru tetap aman, tertib, serta kondusif,” ujarnya.
Melalui penguatan disiplin, koordinasi, dan semangat kebersamaan, Yuniarto berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong jajaran Lapas Pekanbaru untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme guna mewujudkan layanan pemasyarakatan yang akuntabel dan berkualitas bagi masyarakat. (van)
MANTAP! Lapas Kelas II A Pekanbaru Tegaskan Komitmen Zero Halinar
PEKANBARU, RAJARIAU- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitm.
Sidang Lanjutan Dugaan Mafia Tanah di Rumbai di PTUN Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, kembali menggelar sidang dug.
Disidangkan di PTUN, Dugaan Ada Mafia Tanah Beraksi di Muara Fajar Timur Rumbai
PEKANBARU, RAJA RIAU- Sidang gugatan PTUN terhadap salah prosedur dalam menetapkan nama pemilik t.
Gegara Ingin Pertahankan Hak Asuh Anak, Ibu Tiga Anak Malah Ditangkap Polisi
PEKANBARU, RAJARIAU- Heldy Susanti alias Santi (34) , warga Perumahan De Casablangka Blok A3, Kel.
KNPI Riau Kutuk Keras Pelaku Penggeroyokan Haris Pertama
PEKANBARU, RAJARIAU- Ketua KNPI Provinsi Riau Fuad Santoso SH MH mengutuk keras, aksi pengeroyoka.
Kuasa Hukum Kanwil BPN Riau Berikan Klarifikasi
PEKANBARU, RAJARIAU- Badan Pengembangan Usaha (BPU) LAM Riau, sudah memberi dukungan kepada Kepal.








