Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus
Sudah Gelar Apel dan Deklarasi Bersama
MANTAP! Lapas Kelas II A Pekanbaru Tegaskan Komitmen Zero Halinar
PEKANBARU, RAJARIAU- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya, dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berintegritas.
Ini ditunjukkan melalui partisipasi dalam Apel Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta deklarasi bersama yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Selasa (21/04/2026) pekan lalu.
Acara ini dipusatkan di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, dipimpin langsung Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar.
Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar menjelaskan, apel ikrar tersebut menjadi bentuk nyata komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan, dalam memberantas peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik pungli di dalam lapas dan rutan.
"Dalam kegiatan kami ini juga diiringi penandatanganan deklarasi bersama sebagai simbol tekad kolektif menjaga integritas," tegas Maizar kepada wartawan.
Sekadar gambaran, dalam kegiatan itu hadir Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran pejabat struktural, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau, unsur Forkopimda, mulai Kapolsek Rumbai Barat, Danramil 0301-08 Rumbai Barat, dan Kepala BNN Kota Pekanbaru.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret yang harus dijalankan secara konsisten.
“Ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar. Komitmen ini harus terus dijaga dan diimplementasikan,” sebutnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula pemusnahan barang bukti hasil razia, berupa barang-barang terlarang yang diamankan dari dalam Lapas dan Rutan.
Langkah ini menjadi simbol keseriusan dalam memutus rantai peredaran barang ilegal, di lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui kegiatan ini menegaskan komitmen tinggi, untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi, meningkatkan integritas petugas.
Termasuk juga mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, akuntabel dan transparan. (van)
Sidang Lanjutan Dugaan Mafia Tanah di Rumbai di PTUN Pekanbaru
PEKANBARU, RAJA RIAU- Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, kembali menggelar sidang dug.
Disidangkan di PTUN, Dugaan Ada Mafia Tanah Beraksi di Muara Fajar Timur Rumbai
PEKANBARU, RAJA RIAU- Sidang gugatan PTUN terhadap salah prosedur dalam menetapkan nama pemilik t.
Gegara Ingin Pertahankan Hak Asuh Anak, Ibu Tiga Anak Malah Ditangkap Polisi
PEKANBARU, RAJARIAU- Heldy Susanti alias Santi (34) , warga Perumahan De Casablangka Blok A3, Kel.
KNPI Riau Kutuk Keras Pelaku Penggeroyokan Haris Pertama
PEKANBARU, RAJARIAU- Ketua KNPI Provinsi Riau Fuad Santoso SH MH mengutuk keras, aksi pengeroyoka.
Kuasa Hukum Kanwil BPN Riau Berikan Klarifikasi
PEKANBARU, RAJARIAU- Badan Pengembangan Usaha (BPU) LAM Riau, sudah memberi dukungan kepada Kepal.
Dr Harris: Pak Syahrir Hanya Saksi
PEKANBARU, RAJARIAU- Kasus yang mendera Bupati Kuansing nonaktif Andi Putra, melibatkan beberapa .








